Sakit Stroke, Lansia Ini Susah Payah Dagang Sapu Keliling, Tangan Gemetar Uang Berobat Dicuri Orang

Sakit Struk, Abah Ohen Susah Payah Dagang Sapu Keliling, Tangannya Gemetar Uang Berobat Dicuri Orang

TRIBUNJAKARTA.COM - Kisah lansia sakit struk susah payah dagang sapu keliling, viral di media sosial.

Mirisnya, perjuangan lansia tersebut sempat sia-sia karena uang yang sudah dikumpulkan untuk berobat malah raib dicuri orang.

Lansia tersebut bernama Abah Ohen.

Dengan tubuh yang sudah renta, Abah Ohen berusaha sekuat tenaga melayani pelanggan yang ingin membeli dagangannya.

Tangannya kaku dan gemetar karena menahan rasa sakit yang diderita.

Diduga, Abah Ohen sempat dihipnotis orang tak dikenal. Uang yang sudah susah payah dikumpulkan hilang begitu saja.

"Masih ada aja yang tega hipnotis lansia kayak gini. Padahal uangnya buat berobat," tulis caption yang dikutip TribunJakarta.com dalam tayangan video yang dibagikan akun TikTok @l0llip0ppp.

Abah Ohen bercerita, awalnya ia bertemu dengan orang tak dikenal saat sedang berada di depan masjid.

Secara tiba-tiba, orang tak dikenal itu mengajak Abah Ohen bersalaman hingga Abah Ohen mendadak ngantuk dan tertidur.

Selepas sadar dari tidurnya itu, Abah Ohen mendapati tas miliknya yang berisi Hp jadul serta KTP dan uang untuk berobat sudah hilang.

lihat fotoTanggapan Hotman Paris Kasus Donasi Agus: Secara Hukum Memang Pemilik, Secara Moral Kurang Terpuji

https://jakarta.tribunnews.com/2024/10/21/tanggapan-hotman-paris-kasus-donasi-agus-secara-hukum-memang-pemilik-secara-moral-kurang-terpuji
BACA SELENGKAPNYA: Tanggapan Hotman Paris Kasus Donasi Agus: Secara Hukum Memang Pemilik, Secara Moral Kurang Terpuji

"Jadi diajak salaman, terus abah tiba-tiba ngantuk. Padahal yang biasanya gak pernah tidur siang,"

"Tiba-tiba abah ketiduran depan masjid, pas bangun tas yang isinya Hp jadul, KTP, uang buat berobat semua udah gak ada," tulis informasi dalam tayangan video yang dibagikan.

Dalam video itu, terlihat perjuangan Abah Ohen melayani pembelinya.

Bahkan, sang pembeli harus membantu Abah Ohen mengambil sapu yang ia jual.

Tatapan mata Abah Ohen yang sendu pun seolah menyampaikan pesan menyedihkan atas peristiwa yang dialami.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved