Viral di Media Sosial

3 Fakta Baliho Ridwan Kamil Pakai Jersey Persib Dukung Persija, Timses 'Cium' Kepanikan Kubu Lawan

Sebuah baliho bergambar Ridwan Kamil mengenakan jersey Persib dan topi Sunda, Totopong, yang memberi dukungan kepada Persija viral di media sosial.

Kolase TribunJakarta (Istimewa dan Tangkap Layar Instagram @bobotoh_rudet)(Shela Octavia)
Baliho Ridwan Kamil Dukung Persija di media sosial pada Selasa (29/10/2024) dan Jakmania 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sebuah baliho bergambar Ridwan Kamil mengenakan jersey Persib Bandung dan topi khas Sunda, Totopong, yang memberi dukungan kepada Persija Jakarta

Di bagian kiri atas baliho itu, ada tulisan RIDO yang merupakan singkatan dari Ridwan Kamil dan Suswono, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta 2024. 

Sementara di sisi kanan, terdapat tulisan dukungan untuk Persija Jakarta

"Ayo Persija Juara!"

Di belakang gambar Ridwan Kamil, berdiri Jakarta International Stadium (JIS), yang digadang-gadang sebagai kandang dari klub berjuluk Macan Kemayoran itu. 

Baliho itu viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik. 

Lantas, bagaimana tanggapan dari timses RIDO? 

Ini sederet fakta yang dihimpun TribunJakarta.com.

1. Black Campaign

Tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono itu menilai munculnya baliho itu sebagai upaya kampanye hitam atau black campaign. 

“Ini sepertinya ada upaya black campaign dari pihak-pihak yang hanya ingin menciptakan kekeruhan dalam pilkada ini,” ujar Jubir Tim pemenangan paslon tersebut, Dave Laksono saat dihubungi Kompas.com pada Selasa (29/10/2024).

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar ini menegaskan, baliho tersebut bukan dipasang oleh tim sukses Ridwan Kamil-Suswono. 

2. Upaya bikin kacau 

Baliho ini disebut bukan baliho resmi kendati terdapat logo dan slogan Ridwan Kamil-Suswono.

“Pasti bukan (dari tim internal)” ujar Dave.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini pun menuding, black campaign ini dilakukan pihak tertentu untuk mencapai kepentingan mereka.

Namun, Dave tidak menjelaskan pihak yang dimaksud.

“Mereka berupaya menghancurkan situasi damai hanya demi mencapai keinginan pribadi saja,” lanjut Dave.

3. Cium kepanikan

Sementara itu, Juru Bicara Partai Demokrat sekaligus anggota tim jubir Ridwan Kamil-Suswono, Herzaky Mahendra Putra menyayangkan ada sejumlah pihak yang mulai menggunakan kampanye hitam dalam kampanye Pilkada.

"Kami menyayangkan ada pihak yang mulai menggunakan cara-cara begini di Pilkada," kata Herzaky.

"Ini tim lawan ada yang sudah panik, kalah jauh survei dan pas debat kemarin bingung menghadapi Bang RK dan Mas Sus yang sangat baik saat bahas program-program terbaik buat warga Jakarta," lanjut dia.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved