Pilkada DKI 2024
Profil dan Harta Effendi Simbolon Buat PDIP Capek Buntut Dukung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024
Simak profil dan harta Effendi Simbolon, kader PDIP yang membuat partainya lelah imbas dukungan terhadap Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta 2024
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Simak profil dan harta kekayaan Effendi Simbolon, politikus PDI Perjuangan yang membuat partainya lelah.
Pasalnya, Effendi Simbolon ikut hadir saat Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi bertemu Ridwan Kamil di Kafe Kaizen Harotage, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2024) malam.
Pada Pilpres 2024, Effendi Simbolon juga menjadi kontroversi. Effendi sempat mengundang Prabowo Subianto dalam sebuah acara dan menyebut Menteri Pertahanan era Jokowi itu cocok menakhodai bangsa.
Padahal saat itu, PDI Perjuangan mengusung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024.
Buntut pernyataan tersebut, mantan Anggota DPR RI itu dipanggil PDI Perjuangan pada Senin (10/7/2023).
Kini pada Pilkada Jakarta 2024, Effendi kembali berseberangan dengan partainya.
Ia datang dalam pertemuan Jokowi dengan Ridwan Kamil meskipun partainya mengusung pasangan Pramono Anung-Ridwan Kamil.
Nama Effendi sempat disapa oleh Ketua Tim Pemenangan Ridwan Kamil dan Suswono, Ahmad Riza Patria.
Riza bilang, kader PDI Perjuangan itu mendukung Ridwan.
“Di sini ada spesial Pak Jokowi, dari PDI Perjuangan ada Effendi Simbolon. Ini kader PDI Perjuangan yang mendukung Ridwan Kamil,” ujar Riza di Cempaka Putih, Jakarta Pusat,Senin.
Sedangkan, Ridwan menyinggung soal Pilkada Jakarta yang menjadi ajang rekonsiliasi bagi pihak-pihak yang terpecah pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, termasuk sosok Effendi.
“Di belakang saya ada Pak Effendi Simbolon, (tadi) mendeklarasikan 7.000 (dukungan dari) orang-orang Batak, beliau dari partai mana kita semua tahu kan,” kata Ridwan usai acara.
PDIP Mengaku Capek
Sementara itu, PDI Perjuangan mengaku lelah melihat kadernya Effendi Simbolon, ikut mengampanyekan Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta.
"Capek," kata Ketua DPP PDI-P, Said Abdullah, saat ditanya apakah PDI-P akan menindak Effendi, ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024).