Anak 5 Tahun Korban Kekerasan
Tak Cuma Jadi Korban Pencabulan, Bocah 5 Tahun di Pasar Rebo Juga Dianiaya, Luka di Tangan dan Paha
Sudah tak punya ibu, bocah perempuan di Pasar Rebo mengalami nasib yang sangat nahas. Ia menjadi korban pencabulan dan penganiayaan.
Erna menjelaskan, bahwa pada Sabtu (30/11/2024) pagi, A sudah tidak buang-buang air lagi.
Setelah itu A makan ayam krispi pedas yang dibelikan ayahnya.
Setelah mengonsumsi ayam tersebut A kembali buang-buang air dan langsung dibawa ke dokter anak yang berada dekat dengan rumahnya.
"Pas dibawa ke dokter anak, terus kata dokter anak itu langsung dibawa ke rumah sakit aja. Pas dibawa ke rumah sakit A sudah tidak sadar, akhirnya dibawa ke rumah sakit, dari rumah sakit itu dimasukkan langsung ke PICU," ungkapnya.
Namun, kondisi A semakin memburuk di RS Pasar Rebo dan berujung meninggal dunia.
Saat pemeriksaan di RS Pasar Rebo, Erna mendapat informasi bahwa keponakannya mengalami infeksi paru dan vagina.
"Ada visum dari Rumah Sakit Pasar Rebo, di situ katanya, ada sesuatu yang janggal. Infeksinya itu bukan dari ruang pampers atau terkena kuku ya. Memang ada kejanggalan, seperti dirudapaksa," ucapnya.
Erna menjelaskan, ia dan suaminya sudah dimintai keterangan oleh Polda Metro Jaya terkait meninggalnya A, pada kamis (5/12/2024).
"Iya (ayah A) juga diperiksa, sama saya dan suami saya, Cuma setelah sampai saat ini dia ( ayah A) masih ditahan di sana (Polda Metro)," pungkasnya.
Korban Penganiayaan
Warga Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur dibuat marah dengan kasus AG korban pencabulan hingga tewas.
Ketua RT tempat AG tinggal, Zaelani mengatakan warga merasa kesal saat pertama mendapat informasi bahwa AG tewas dalam kondisi tidak wajar pada Selasa (3/12/2024).
"Pada geram, cuman mau melampiaskan bagaimana. Karena apa, dia anak yatim, ibunya sudah meninggal, masih balita juga," kata Zaelani di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (8/12/2024).
Menurut warga semasa hidup AG yang selama ini tinggal bersama ayah kandungnya, nenek, paman, dan tante tersebut dikenal sebagai sosok anak yang baik dan ceria.
Sehingga mereka tidak terima bocah tidak berdosa itu kehilangan nyawa dalam keadaan mengenaskan, terlebih diduga AG juga mengalami kekerasan fisik berupa sundutan rokok.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.