Sering Diabaikan, Ini Langkah Sederhana yang Bisa Cegah Penyakit Batu Ginjal!
Sering Diabaikan, Ini langkah sederhana yang bisa cegah penyakit batu ginjal. Penting untuk jaga pola makan sehat.
TRIBUNJAKARTA.COM - Batu ginjal terjadi kareba terbentuknya kristal mineral dan senyawa kimia yang ada di dalam urine.
Urine mengandung berbagai senyawa kimia dan mineral, seperti kalsium atau asam oksalat.
Ketika konsentrasi urine sangat kental, senyawa kimia yang terkandung di dalamnya akan lebih mudah berikatan dan membentuk kristal yang disebut sebagai batu ginjal.
Demikian seperti diungkapkan oleh Dokter Spesialis Urologi Eka Hospital Permata Hijau, Dokter Alberth Ivan Parasian.
"Batu ginjal tidak selalu menimbulkan gejala. Gejala batu ginjal umumnya mulai muncul ketika batu mulai bergerak di saluran kencing untuk keluar tubuh," kata dia seperti dikutip TribunJakarta.com dalam keterangan pers Eka Hospital.
Kebanyakan, batu ginjal dapat keluar sendiri dengan cara terbawa urine.
Akan tetapi dalam prosesnya hal ini bisa sangat menyakitkan.
Oleh karena itu kata dr Alberth, operasi biasanya menjadi solusi dalam mengatasi batu di saluran kemih, termasuk ginjal.
Beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan batu ginjal, antara lain seperti:
- Kurang minum atau cairan
- Makan daging merah dan makanan tinggi protein secara berlebihan
- Konsumsi makanan dan minuman tinggi gula dan sodium (garam)
- Konsumsi suplemen vitamin C tanpa pengawasan dokter
- Obesitas
- Memiliki riwayat keluarga dengan batu ginjal
- Mengalami penyumbatan saluran kencing
- Mengonsumsi obat-obatan tertentu secara rutin, seperti diuretik, antasida, atau anti kejang
- Memiliki kondisi medis tertentu, seperti diabetes, gout arthritis, dan hipertensi
Meskipun penyakit batu ginjal tidak selalu menimbulkan gejala, beberapa kasus gejala batu ginjal akan muncul ketika batu mulai bergerak dari saluran kencing.
Menurut Dokter Albert, berikut beberapa tanda batu ginjal yang perlu diwaspadai:
- Rasa sakit hebat dan tajam di pinggang, punggung bawah, atau di bawah rusuk
- Rasa sakit yang menjalar ke perut bagian bawah dan selangkangan
- Rasa sakit yang hilang timbul
- Sensasi terbakar atau sakit saat buang air kecil (anyang-anyangan)
- Urine berwarna merah mudah, kemerahan, atau cokelat
- Urine keruh dan berbau tidak sedap
- Sensasi buang air kecil yang tidak puas
- Sering ingin buang air kecil
- Mual dan muntah
- Demam dan menggigil jika batu ginjal menyebabkan infeksi
Jika Anda mengalami beberapa kondisi di atas, segera periksakan diri ke dokter.
Setelah berkonsultasi, dokter biasanya akan merekomendasikan beberapa pemeriksaan untuk mendiagnosis batu ginjal.
Mulai dari tes urine, tes darah, rontgen, CT Scan, MRI Ginjal atau USG ginjal.
Lantas, bagaimana cara mencegahnya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ilustrasi-ginjal-2142354.jpg)