Fakta Terbaru Bidan di Polewali Mandar yang Merasa di-Prank Hadiah Motor: Kini Terima Kabar Baik

Rusmiati Aminuddin, seorang bidan desa di Kecamatan Tubbitaramanu, Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, akhirnya menerima kabar gembira. 

Tayang:
Kolase Kompas Grup
Rusmiati saat menerima hadiah motor yang diberikan oleh PJ Bupati Polman Ilham Borahima dan ilustrasi motor. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Rusmiati Aminuddin, seorang bidan desa di Kecamatan Tubbitaramanu, Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, akhirnya menerima kabar gembira. 

Setelah berbulan-bulan tak menerima hadiah motor dari pemda Polewali Mandar, ia akhirnya dipanggil oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman untuk menerima langsung hadiah tersebut. 

Rusmiati membenarkan jika dia diminta datang ke kantor Dinkes Polewali Mandar untuk mengambil hadiah yang pernah diterima tetapi ditarik lagi oleh pihak pemda. 

Ia menerima kabar baik itu langsung dari Kepala Puskesmas Tubbitaramanu, dr Sudirman Rauf, atasannya. 

"Hadiah diserahkan langsung secara resmi di kantor dinas kesehatan," kata Rusmiati, Senin, seraya mengatakan dirinya akan didampingi kepala Puskesmas, seperti dikutip Kompas.com.

Namun, sebelumnya Rusmiati nyaris menjadi korban 'PHP' dari pemda.

Ia mendapatkan hadiah motor Yamaha Gear atas prestasinya sebagai bidan teladan nasional pada peringatan Hari Kesehatan Nasional 12 Desember 2024. 

Pemberian hadiah itu langsung diserahkan oleh PJ Bupati Polewali Mandar, Andi Ilham Borahima kepad Rusmiati. 

Namun, nyatanya, motor yang diharapkannya bisa memperlancar tugas sebagai bidan desa hanya beberapa menit digenggamnya. 

Motor baru itu ditarik kembali oleh pemda dengan alasan dokumen administrasi belum selesai diurus. 

Rusmiati akhirnya pulang kampung ke desanya tanpa membawa motor hadiah itu. 

Kecewa dan malu

Rusmiati sempat kecewa dan malu karena keberadaan motor tersebut tak kunjung jelas. 

Bahkan sudah sebulanan ia tak kunjung mendapatkan kabar terkait pengembalian hadiah motor itu. 

Ia malahan sempat mendengar kabar kalau motor itu belum dibayar sehingga motor tersebut sebetulnya belum dikuasai pemiliknya, dalam hal ini bidan Rusmiati. 

Rusmiati tak hanya kecewa karena motor hadiah yang dijanjikan makin tak jelas.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved