Viral di Media Sosial
Ini Tampang Oknum Ormas yang Geruduk Kantor Pengembang di Tangsel: Minta Kerja! Ini Kampungan Gua
Sekelompok orang yang diduga tergabung ke dalam sebuah organisasi masyarakat (Ormas) menggeruduk kantor pemasaran apartemen Bintaro Icon.
TRIBUNJAKARTA.COM - Sekelompok orang yang diduga tergabung ke dalam sebuah organisasi masyarakat (Ormas) menggeruduk kantor pemasaran pengembang apartemen Bintaro Icon di Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Video pengepungan yang dilakukan sekelompok orang itu viral di media sosial.
Berdasarkan video tersebut, sekelompok orang itu tampak mengenakan pakaian serba hitam.
Salah satu seorang pria yang berdiri di depan pintu kantor tersebut lalu berteriak-teriak.
Pria yang memakai jaket hitam bertuliskan BPPKB Banten dan topi putih itu meminta kerjaan kepada pihak pengembang.
"Gua minta kerja, gua bukan minta apa-apa ini. Bukan malak, gua minta kerjaan. Ini kampungan gua, buset gede banget (apartemennya)," teriak pria itu.
Pria itu juga mengumpat terhadap pengusaha apartemen tersebut yang tidak menawarkan pekerjaan terhadap mereka yang tinggal di sekitar pembangunan apartemen.
Massa yang ikut menggeruduk kantor itu pun kompak berteriak menyetujui perkataan pria itu.
Selain menuntut kerjaan, pria itu juga bertanya mencari keberadaan ketua rt setempat.
"Mana RT-nya, hey!" teriaknya.
Kronologi terkait kejadian tersebut belum diketahui secara pasti.
Dilansir dari Instagram info.negri, massa ormas berangsur membubarkan diri setelah aksi protes di kantor tersebut.
Pihak kepolisian dikabarkan telah menindaklanjuti kejadian tersebut.
Kendati demikian, pihak pengembang belum memberikan klarifikasi terkait dengan aksi protes oleh ormas itu.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| Harta Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno Hatta Bandung Fantastis, Terbesar dari Tanah dan Bangunan |
|
|---|
| Menteri Pariwisata Bingung Ditanya DPR Soal Anggaran, Akbar Faizal: Putus Asa Menunggu Kinerja Anda |
|
|---|
| Bayi Nyaris Tertukar di RSHS, Sang Ibu Trauma Berat, Dedi Mulyadi Beri Bantuan |
|
|---|
| 'Iya Gak Apa-apa' Lirih Tukang Bakso di Tanah Abang Lihat Semua Mangkuk Dagangan Dihancurkan Preman |
|
|---|
| "Nanti Dikasih Tanggal 1", Tukang Bakso di Tanah Abang Pasrah Mangkuknya Dihancurkan Preman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Tampang-oknum-ormas-yang-menggeruduk-kantor.jpg)