Amerika Soroti Pasar Mangga Dua
Ramainya Mangga Dua Jakarta Meski AS Soroti Barang Bajakan, Ada Tas Berlogo Merk Ternama Rp 20 Ribu
Mangga Dua Jakarta masih ramai dikunjungi pembeli meskipun disorot AS terkait pasar barang bajakan. Ada tas berlogo merk ternama harga Rp 20 ribu.
TRIBUNJAKARTA.COM - Kawasan perbelanjaan Mangga Dua Jakarta masih ramai dikunjungi pembeli meskipun sedang jadi sorotan Pemerintah Amerika Serikat.
Terdapat barang antara lain tas dan kaos yang memiliki bordiran dan cetakan gambar logo serta desain merek-merek ternama luar negeri.
Harga yang ditawarkan mulai Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu.
Pemerintah Amerika Serikat menyebut kawasan perbelanjaan yang berlokasi di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat itu disebut sebagai pasar barang bajakan.
Pantauan TribunJakarta.com pada Minggu (20/4/2025) sore, geliat aktivitas di pusat perbelanjaan itu masih terlihat bergairah.
Mangga Dua memang masih ramai dikunjungi pembeli. Ini terlihat dari suasana di salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Mangga Dua Raya, Pademangan, Jakarta Utara.
Para pembeli meramaikan toko-toko para pedagang, mencari barang-barang seperti tas, baju, dan sepatu yang banyak dijual di sana.
Tak sedikit dari barang-barang itu yang memiliki bordiran dan cetakan gambar logo serta desain merek-merek ternama luar negeri.
Misalnya ada tas Elle Paris yang harganya berkisar Rp 20.000-Rp 50.000. Ada pula kaos bergambar logo Converse, Nike, dan merek-merek ternama lainnya yang harganya juga bervariasi, mulai dari Rp 35.000-Rp 100.000.
Barang-barang ini diduga kuat sebagai barang bajakan, yang harga dan kualitasnya jauh di bawah produk asli keluaran merek-merek itu.
Minggu sore, keramaian di pusat perbelanjaan itu sangat terlihat di beberapa lantai yang dijadikan tempat perbelanjaan.
Di tiap lantai terlihat para pengunjung menyusuri lorong-lorong di antara kios-kios barang dagangan.
Laporan Pemerintah AS
Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) menyoroti keberadaan Pasar Mangga Dua, Jakarta yang dianggap banyak dijual barang bajakan.
Dalam dokumen Laporan Estimasi Perdagangan Nasional 2025 tentang Hambatan Perdagangan Luar Negeri dari Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR), pemerintah negeri Paman Sam menyebut keberadaan Pasar Mangga Dua yang dianggap menjadi sarang barang bajakan menjadi salah satu penghambat hubungan dagang antarkedua negara.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.