Diusulkan Dedi Mulyadi Sebagai Syarat Bansos, Vasektomi Ternyata Juga Punya Efek Samping
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengusulkan vasektomi sebagai sebagai syarat penerima bantuan sosial (bansos) di Provinsi Jawa Barat.
TRIBUNJAKARTA.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengusulkan vasektomi sebagai sebagai syarat penerima bantuan sosial (bansos) di Provinsi Jawa Barat.
Bahkan ia juga berjanji akan memberikan insentif bagi suami yang melakukan vasektomi atau KB pria ini.
Praktisi Kesehatan Masyarakat, Ngabila Salama mengatakan jika vasektomi termasuk prosedur medis yang relatif aman.
Namun, ia menegaskan tetap ada beberapa efek samping, risiko, dan kemungkinan komplikasi yang bisa muncul, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
"Efek Samping Jangka Pendek (umum & biasanya ringan). Pertama nyeri atau rasa tidak nyaman di skrotum setelah prosedur. Kedua bengkak dan memar di area operasi. Ketiga perdarahan ringan dari luka operasi, Keempat infeksi di bekas sayatan (bisa kemerahan, bernanah, atau terasa panas)," katanya dalam keterangan pesan WhatsApp, Rabu (30/4/2025).
Sementara komplikasi yang lebih serius atau lebih jarang, diantaranya hematokel – penumpukan darah di skrotum (terasa seperti benjolan lunak).
Kemudian granuloma sperma atau peradangan akibat sperma yang bocor dari saluran vas deferens ke jaringan sekitar.
Selanjutnya spermatokel atau kista berisi sperma yang tumbuh di epididimis dan nyeri kronis pada testis (disebut Post-Vasectomy Pain Syndrome), bisa berlangsung lama meskipun jarang.
Lalu, rekanalisasi atau saluran sperma menyambung kembali secara alami sehingga pria bisa subur lagi (sangat jarang, tapi mungkin).
"Penyesuaian emosional atau psikologis setelah vasektomi penting sekali. Reaksi pria setelah menjalani vasektomi bisa beda-beda tergantung dari alasan, dukungan pasangan, dan kesiapan mentalnya," sambungnya.
Berikut beberapa kemungkinan reaksi psikologis atau emosional:
Reaksi Positif (umum jika vasektomi atas pilihan sendiri dan didukung pasangan):
1. Rasa lega dan bebas dari kekhawatiran kehamilan tak diinginkan.
2. Merasa lebih santai dan percaya diri saat berhubungan seksual.
3. Merasa bertanggung jawab sebagai pasangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Usulan-vasektomi.jpg)