Viral di Media Sosial
Dikritik Kerja Lama, DPRD Jabar Balas Serang: Ungkit 2 Masalah yang Lelet Ditangani Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi dikritik Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDIP, Doni Maradona Hutabarat karena tak merespons cepat terkait dua permasalahan di Jabar.
Kebijakan-kebijakan kontroversial yang belakangan ini dibuat Dedi Mulyadi juga tidak pernah melibatkan DPRD.
"Dia membuat kebijakan yang kontroversial, yang jadi pembicaraan di mana-mana dan itu semua kebijakan yang disampaikan, yang dikeluarkan oleh Pak Gubernur itu tidak ada DPRD diajak bicara," lanjutnya.
Ia menyinggung ucapan Dedi Mulyadi soal kepemimpinan raja di zaman kerajaan dulu.
Doni menyindir jika Dedi Mulyadi menginginkan sistem kerajaan diberlakukan di Jawa Barat, maka DPRD memang tidak perlu ada.
"Kita berpikir dia bilang dulu zaman kerajaan. Mungkin Pak Dedi mau ini jadi kerajaan, kalau jadi kerajaan memang tidak butuh DPRD," katanya.
Pidato Dedi yang menyinggung DPRD
Fraksi PDIP DPRD Jawa Barat merasa pidato Dedi Mulyadi di acara Musrenbang, di Cirebon pada 7 Mei 2025 mendiskreditkan DPRD.
Saat itu, Dedi menyatakan bahwa dirinya bergerak tidak pernah berpikir anggaran, yang penting berjalan dan terlaksana.
"Duit mah nuturkeun, rezeki mah nuturkeun karena saya punya keyakinan memimpin tidak harus selalu ada duit," ujar Dedi, dalam pidatonya.
"Kenapa, para raja dulu tidak menyusun APBD, VOC membangun gedung negara di Cirebon ini tidak ada itu persetujuan DPR," tambahnya.
Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa kolaborasi jangan hanya dimaknai dengan berkumpul, rapat membahas pleno satu, dua dan tiga.
Kolaborasi adalah ketika ada tindakan darurat untuk kemanusiaan, keadilan dan rakyat, maka semua berkolaborasi.
"Minimal mendoakan, atau minimal diam, atau kalau mau ngomong silahkan ngomong sepuas hati," ucapnya.
Protes Fraksi PDIP
Pidato Dedi Mulyadi itu yang diprotes Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PDIP, Doni Maradona
Ia mengungkit superhero Superman saat menyampaikan protes dalam rapat paripurna tersebut.
Aksi protes Fraksi PDI Perjuangan itu berlanjut walk out setelah Pimpinan DPRD Jawa Barat membuka rapat paripuna.
| Inul Daratista Puji Gubernur Sherly Tjoanda, Terkesima Pesan Soal Mindset: Aku Ngefans |
|
|---|
| Kesaksian Kernet yang Selamat, Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara: "Kena Lubang" |
|
|---|
| PROFIL AKBP Saharudin dari Polda Kalsel, Perwira Binmas yang Viral usai Merokok Sambil Nyetir |
|
|---|
| Pengemudi Pajero yang Tabrak Lari Kakek Pedagang Buah Tak Ditahan, Polisi: Yakin Tak Melarikan Diri |
|
|---|
| Sopir Pajero yang Tabrak Lari Pedagang Buah di Duren Sawit Jadi Tersangka, Tak Ditahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/BALAS-KRITIKAN-Anggota-DPRD-Jawa-Barat-Fraksi-PDIP-Doni-Maradona.jpg)