5 Jalur SPMB Jakarta Dibuka Hari Ini tapi Akun Belum Terverifikasi, Ini yang Perlu Dilakukan!

5 Jalur SPMB Jakarta Dibuka Hari Ini tapi Akun Belum Terverifikasi, Ini yang Perlu Dilakukan!

Tribunjakarta/Elga Hikari Putra
HARI PERTAMA SPMB JAKARTA - Para orangtua yang tengah mengadukan kendala pendaftaran sekolah ke posko pengaduan yang dibuka Sudin Pendidikan Jakbar di SMA 78 Jakarta, Senin (16/6/2025). TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta untuk jenjang SD, SMP, SMA dan SMK sudah dibuka mulai hari ini, Senin (16/6/2025).

Calon Peserta Didik Baru (CMB) pun sudah dapat memilih sekolah secara daring melalui https://spmb.jakarta.go.id.

Sekiranya ada lima jalur yang dibuka mulai hari ini, yakni Jalur Afirmasi Prioritas Disabilitas, Jalur Prestasi Akademik dan Nonakademik (SMP/SMA/SMK), Jalur Domisili (SD), Jalur Mutasi, SPMB Bersama Tahap Pertama (SMP/SMA/SMK Swasta).

Namun perlu diingat jika periode pendaftaran untuk sebagian jalur hanya sampai 18 Juni 2025 pukul 14.00 WIB.

Lantas bagaimana nasib CMB dengan akun yang belum terverifikasi?.

Untuk sampai ke tahap pemilihan sekolah ini, tentunya akun CMB harus sudah terverifikasi dan diaktivasi.

Dari laman resmi instagram disdikdki dijelaskan jika kasus ini menimpa CMB, maka kamu bisa segera datang ke sekolah yang jadi lokasi verifikasi.

Tentunya dengan membawa bukti pengajuan akun berisi nomor peserta.

Warga Datangi Posko Pengaduan

>> ;">lihat foto>> ;">>> " width="auto" height="500" loading="lazy">
Ketimbang mager terus di rumah, yuk jalan-jalan gratis. Di HUT ke-498 Jakarta, naik transportasi umum gratis lho. Sekalian kamu juga gratis ke tempat wisata. Cek daftarnya ya. BACA>>>

Posko pengaduan dibanjiri oleh ratusan orangtua murid yang mengalami kendala saat proses pendaftaran di hari pertama SPMB Jakarta.

Hal itu terlihat di posko pengaduan yang dibuka oleh Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat di SMA 78 Jakarta yang terletak di Jalan Kemanggisan Raya, Palmerah.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, sampai pukul 12.00 WIB sudah 150 orangtua yang mengambil nomor antrean.

Saking banyaknya orangtua yang datang, pihak panitia sampai menutup nomor antrean lantaran layanan posko pengaduan hanya dibuka sampai pukul 16.00 WIB.

Selama menunggu antrean, para orangtua itu terlihat saling berbincang dengan sesama orangtua murid membahas mengenai kendala yang dihadapi saat proses pendaftaran.

Hani salah salah seorang orangtua murid mengaku datang ke posko pengaduan karena ada kesalahan input saat proses online.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved