4 Cara Meredakan Demam pada Anak di Rumah Menurut Dokter, Bukan Kompres Air Dingin
4 Cara Meredakan Demam pada Anak di Rumah Menurut Dokter, Bukan Kompres Air Dingin
TRIBUNJAKARTA.COM - Demam merupakan suatu kondisi dimana suhu tubuh meningkat di atas normal. Kondisi ini seringkali terjadi pada anak-anak.
Dokter Spesialis Anak dari Eka Hospital Permata Hijau, dr. Vidya Sushanti, Sp.A menjelaskan demam bisa terjadi karena beberapa hal.
Pada dasarnya kata dia, demam bukanlah sebuah penyakit. Walau demikian, demam bisa menjadi pertanda bahwa tubuh sedang tidak sehat.
Diantaranya bisa karena disebabkan oleh infeksi, baik itu infeksi virus maupun bakteri.
"Demam sendiri merupakan respons alami tubuh saat menghadapi infeksi. Naiknya suhu tubuh membuat sel-sel imun tubuh aktif untuk menangani bakteri atau virus," kata dia.
Beberapa infeksi yang paling sering menyebabkan demam pada anak antara lain:
- Infeksi virus: Flu, pilek, virus campak, virus cacar air, dan virus rotavirus.
- Infeksi bakteri: Infeksi telinga tengah, radang tenggorokan, pneumonia, dan infeksi saluran kemih.
- Kondisi lain: Tumbuh gigi, reaksi alergi, dan penyakit autoimun.
Selain demam, umumnya kondisi tersebut dapat dibarengi dengan gejala lainnya.
Beberapa gejala yang mungkin dialami anak pada kondisi tersebut antara lain seperti sulit tidur atau sering terbangun, kehilangan nafsu makan, lemas dan lesu, menggigil, berkeringat, pucat, denyut nadi cepat, batuk dan pilek, diare, hingga muntah.
Ia pun membagikan langkah-langkah penanganan yang bisa ibu lakukan di rumah apabila anak mengalami demam.
Penanganan demam pada anak ini dikatakan dr Vidya bertujuan untuk menurunkan suhu tubuh dan meredakan gejala yang menyertai.
Beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua untuk meredakan demam anak antara lain sebagai berikut:
- Kompres hangat
Apabila anak mengalami demam, kompres hangat bisa dilakukan sebagai upaya penanganan pertama. Hindari kompres anak dengan air yang dingin saat demam karena cara tersebut kurang tepat.
Orangtua bisa melakukan kompres hangat pada dahi, ketiak, atau selangkangan untuk membantu menurunkan suhu tubuh.
2. Berikan banyak cairan
Pastikan anak cukup minum untuk mencegah dehidrasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ilustrasi-anak-demam-q.jpg)