4 Cara Meredakan Demam pada Anak di Rumah Menurut Dokter, Bukan Kompres Air Dingin
4 Cara Meredakan Demam pada Anak di Rumah Menurut Dokter, Bukan Kompres Air Dingin
3. Pakai pakaian yang tipis dan nyaman
Jika anak demam, hindari penggunaan pakaian yang terlalu tebal. Pakaian yang terlalu tebal dapat membuat anak merasa lebih panas, dan meningkatkan suhu pada tubuh. Sebagai saran, pakaikanlah pakaian yang tipis dan nyaman pada anak.
4. Berikan obat penurun panas
Pemberian obat penurun panas bisa dilakukan apabila gejala tak kunjung membaik. Berikanlah obat penurun panas sesuai dengan anjuran dokter.
Kapan anak perlu ke dokter
Lebih lanjut, dr Vidya mengatakan ada beberapa kondisi yang harus diwaspadai bila anak mengalami demam.
Segera bawa anak ke dokter jika demam disertai dengan gejala-gejala berikut ini menurut dr Vidya :
- Demam tinggi dan berlangsung lama: Suhu tubuh di atas 38,5°C atau usia anak <3>
- Kejang demam: Tanda-tanda kejang seperti kaku, mata melotot, dan tubuh bergetar.
- Sulit bernapas: Napas cepat, pendek, atau berbunyi.
- Lemah dan tidak responsif: Anak terlihat sangat lemas dan tidak bereaksi terhadap rangsangan.
- Muncul ruam: Ruam merah pada kulit yang tidak hilang saat ditekan.
- Nyeri perut yang hebat: Anak mengeluh sakit perut yang sangat parah.
- Tidak mau minum: Anak menolak untuk minum dan terlihat dehidrasi.
Itulah penjelasan terkait penanganan pada anak yang demam di rumah.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ilustrasi-anak-demam-q.jpg)