Eks Menteri Agama Ingatkan Pesan Pemimpin Gontor, Singgung Peran Pramuka Muslim Dunia
Eks Menteri Agama Ingatkan Pesan Pemimpin Gontor, Singgung Peran Pramuka Muslim Dunia
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Nur Indah Farrah Audina
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM – Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan pemahaman dari para pemimpin Pondok Modern Darussalam Gontor bahwa kehidupan ke depan akan semakin kompleks.
"Mengapa demikian? Karena jumlah manusia dari waktu ke waktu terus bertambah, tapi tempat dimana manusia tinggal jangankan bertambah, bahkan menyusut," kata Lukman saat menghadiri konfrensi pers persiapan Pramuka Muslim Dunia alias World Moslem Scout Jamboree (WMSJ) 2025 di Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (13/8/2025).
Karenanya, ujar Lukman, tanpa perlu adanya masalah lainnya seperti masalah sosial, pendidikan, kesehatan, politik, ekonomi, hingga hukum, sejatinya persaingan hidup manusia semakin besar.
"Itulah kenapa ada konflik-konflik belakangan ini. Konflik sosial, bahkan konflik antar negara itu semakin tajam belakangan ini, termasuk di Gaza," kata dia.
Lukman kemudian menyinggung mengenai slogan Pondok Gontor yakni harus menjadi perekat umat pada setiap lulusannya.
"Alumni ini Gontor harus mampu mengembangkan diri sebagai aktor, sosok-sosok orang-orang yang mampu tidak hanya sebagai perekat umat, tapi dia menjalankan fungsi sosial di atas dan untuk semua orang.
Karena sadar betul bahwa kehidupan ini semakin tidak sederhana, semakin kompleks, dan lalu kemudian, tiga hal yang tadi disampaikan oleh Gontor, bahwa kedamainya untuk membangun peradaban itu membutuhkan perdamaian," paparnya.
Pria yang merupakan alumni Gontor tahun 1983 ini lantas menyebut salah satu bentuk mewujudkan perdamaian tersebut yakni melalui kegiatan Pramuka Muslim Dunia atau World Moslem Scout Jamboree (WMSJ) 2025 yang bakal digelar di Bumi Perkemahan Cibubur pada 9-14 September 2025.
Menurutnya, WMSJ mengusung tiga nilai universal sesuai ajaran Islam yakni tentang peradaban, persatuan dan perdamaian.
"WMSJ menjadi medium baru bagi anak muda muslim untuk menangkal narasi negatif atau hoaks tentang Islam yang beredar," ujarnya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/WMSJ-2025.jpg)