Kepala Cabang Bank BUMN Dibunuh
SOSOK Penculik Kacab Bank Eks Atlet Kickboxing, Keluarga Ilham Ungkit Skenario: Tungu Hasil Penyidik
Sosok penculik Kepala Cabang Bank BUMN ternyata mantan atlet kickboxing. Keluarga ungkit skenario dan tunggu hasil penyidik.
Selain itu menurut Adrianus, Eras juga bekerja sebagai petugas keamanan serta debt collector.
"Pekerjaan utama juga itu, sebagai keamanan. Dan mereka juga sebagai debt collector begitu," ungkap Adrianus.
Saat ditanya apakah Eras dan ketiga rekannya bekerja di satu instansi atau perusahaan dalam profesinya sebagai keamanan dab debt collector, Adrianus mengaku tidak.
"Untuk bekerja di satu instansi tidak, tapi mereka profesional," ujar Adrianus.
Adrianus mengatakan kliennya Eras mengaku kaget saat mengetahui orang yang dijemput paksa dan diserahkannya ke kelompok lain, ternyata meninggal dunia.
Sebab kata Adrianus, Eras dan rekan-rekannya ini tidak tahu menahu soal rencana pembunuhan atas korban.
Karenanya Eras dan keluarga besarnya, tambah Adrianus, meminta maaf yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.
"Di kesempatan yang baik ini, karena ada permintaan dari keluarga besar, yang pertama bahwa kami memohon maaf atas peristiwa yang sudah terjadi ini. Kami berbela sungkawa dan kemarin Eras sampai menangis, menitikkan air mata di depan penyidik bahwa dia sangat menyesal menerima pekerjaan ini," kata Adrianus.
"Jadi tentu setelah eras menyesali juga ia meminta permohonan maaf dari keluarga korban," tambahnya.
Respons TNI
Sedangkan, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah menanggapi rumor beredar di kalangan wartawan terkait kasus dugaan penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Perwakilan (KCP) Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (MIP).
Rumor mengatakan terdapat oknum prajurit TNI dari satuan tertentu yang terlibat dalam kasus tersebut.
Selain itu, rumor juga mengatakan prajurit TNI yang terlibat tersebut telah ditangkap dan ditahan di rumah tahanan (rutan) Pomdam Jaya Guntur di Jakarta.
Namun demikian, Freddy mengingatkan agar rumor tersebut tidak dipercaya.
"Jangan percaya rumor," kata Freddy saat dihubungi Tribunnews.com pada Selasa (26/8/2025).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.