Kepala Cabang Bank BUMN Dibunuh
SOSOK Penculik Kacab Bank Eks Atlet Kickboxing, Keluarga Ilham Ungkit Skenario: Tungu Hasil Penyidik
Sosok penculik Kepala Cabang Bank BUMN ternyata mantan atlet kickboxing. Keluarga ungkit skenario dan tunggu hasil penyidik.
Hal tersebut bukan tanpa dasar. Freddy mengatakan hal demikian karena ia mengaku belum mendapat informasi dari Polda Metro Jaya terkait keterlibatan prajurit TNI dalam kasus tersebut.
"Sampai saat ini saya belum mendapat info dari Polda Metro terkait keterlibatan prajurit dalam kasus ini. Kita hormati proses penyelidikan yang sedang berjalan oleh pihak Kepolisian RI," pungkas Freddy.
Sebelumnya, Freddy juga membantah adanya permohonan perlindungan hukum dari empat tersangka penculikan Ilham yang ditujukan kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Sampai saat ini, kata dia, tidak ada permohonan yang diterima Mabes TNI terkait hal tersebut.
"Permohonan perlindungan yang dimaksud sampai saat ini tidak ada," kata Freddy.
Terkini, empat tersangka penculik Ilham meminta perlindungan kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Keempat tersangka berinisial AT, RS, RAH, dan EW alias Eras melalui pengacaranya yakni Adrianus Agal menduga ada keterlibatan oknum F dalam eksekusi Ilham.
Hal tersebut disampaikan Adrianus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Senin (25/8/2025).
"Kami dari pihak keluarga sudah minta perlindungan hukum ke Panglima TNI. Kami juga sudah minta perlindungan hukum ke Kapolri karena ada dugaan oknum," kata dia dilansir TribunJakarta.com.
Ia mengatakan kliennya diperintahkan oleh oknum inisial F untuk menculik Ilham.
"Adik kami Eras dan kawan-kawan ini diminta untuk menjemput paksa di waktu sore untuk diserahkan di daerah Jakarta Timur," ucapnya.
Menurutnya terdapat jeda waktu pada saat Ilham diculik dan diserahkan oleh keempat pelaku penculikan kepada yang diduga oknum aparat.
Namun ia menolak untuk menyebut asal instansi oknum aparat tersebut.
Ia mengayakan keempat pelaku langsung pulang ke tempat tinggalnya selepas mengantarkan korban.
"Setelah mereka pulang kurang lebih jeda waktu berapa jam setelah itu, mereka dipanggil lagi untuk mengantar pulang si korban," kata dia.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.