Kanal

Meninggalnya Anak Guru Ngaji Cianjur Lulusan IPB, Diduga Sempat Lawan Pembunuhnya

Keluarga dan warga memakamkan jenazah Amelia Ulfa Supandi di tempat pemakaman umum di Kelurahan Sayang, Cianjur, Selasa (23/7/2019). Amelia saat lulus D3 IPB (kiri bawah). - Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin

Enang masih menerima kabar Amelia pada Minggu (21/7/2019). Rencananya, hari itu juga ia akan pulang ke rumah setelah urusannya di Bogor beres.

"Saya sempat chat jangan pulang malam-malam," ungkap Enang.

Minggu malam itu Amelia sempat makan di warteg lalu diantar teman-temannya ke Botanic Square untuk naik angkutan umum transit di Ciawi, sebelum nyambung ke Cianjur.

Istri Enang menerima kabar lewat pesan WhatsApp, Amelia sudah mendapatkan angkutan umum Minggu malam itu.

"Terakhir WA ke ibunya. Bilang telah dapat mobil, cuma kasih kosong dan takut," kisah Enang.

Petugas membawa jenazah Amelia di ruang instalasi pemulasaran jenazah RSUD R Syamsudin, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (22/7/2019). (Kompas.com/Budiyanto)

Tak hanya orang rumah, Amelia juga turut mengabari posisinya ke teman-temannya, bahwa dirinya akan sampai ke rumah sebentar lagi.

Enang mulai cemas. Keluarga sempat mengirimkan pesan lewat WhatsApp tapi Amelia tak membacanya.

Ia dan istri, ditemani paman Amelia, Gunalan, melapor ke Polres Cianjur pada Senin pagi. 

Ponsel Amelia sempat dilacak. Hasilnya, sembilan jam sejak komunikasi terakhir Amelia pada Minggu malam itu berada di Sukabumi, sebelum Sukaraja.

Mayat pinggir jalan

Halaman
1234
Penulis: Y Gustaman

Berita Populer