Persija Jakarta

Akhir Pahit Julio Banuelos Hingga Fakta Menarik di Balik Pemecatan 2 Pelatih Persija Jakarta

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus (kiri) bersama Julio Banuelos Saez (kanan) saat perkenalan di kantor Persija di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (8/6/2019). (Media Persija).

Tak hanya itu, keduanya pun kalah dari Bali United dengan skor sama yakni 0-1.

Pada era Ivan Kolev, Persija kalah akibat gol Paulo Sergio pada pengujung laga.

Pelatih kepala Persija Jakarta, Julio Banuelos Saez saat ditemui setelah mendampingi tim berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA)

Adapun saat dilatih Banuelos, Macan Kemayoran juga takluk 0-1 lewat gol pemain asing, Melvin Platje.

Sosok di balik kemudi Bali United juga makin menambah dramatis pemecatan dua pelatih Persija itu.

Ya, pelatih Bali United yang melengserkan dua arsitek impor itu adalah Stefano Cugurra, sosok yang tak asing di telinga The Jak Mania, suporter Persija.

Stefano Cugurra, atau yang akrab disapa Teco, adalah pelatih Persija saat menjadi jawara Liga 1 2018.

Tak hanya itu, Teco juga mengantar Ismed Sofyan dkk merengkuh gelar Piala Presiden 2018 dan Sports Boostfix di Malaysia.

Namun Teco harus pamit dari Persija pada akhir musim lalu untuk bergabung dengan Bali United.

 Polesan Teco membuat Serdadu Tridatu kini perkasa di papan atas klasemen Liga 1 2019.

Irfan Bachdim dan kolega kini menduduki puncak klasemen dengan poin 44 dari 18 pertandingan.

Bali United pun menjadi kandidat kuat peraih gelar juara pada akhir musim nanti. (Bolasport/TribunJakarta)

Berita Terkini