CPNS 2019

Tes SKB CPNS 2019 Belum Digelar, Tapi Ada Penipuan CPNS Mengatasnamakan Bupati Tegal Umi Azizah

Penulis: Suharno
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Tes SKB CPNS 2019

TRIBUNJAKARTA.COM - Meski Tes SKB ( Seleksi Kompetensi Bidang) CPNS 2019 belum dilaksanakan, namun ada penipuan berkedok penerimaan CPNS.

Bahkan penipuan berkedok penerimaan CPNS ini mengatasnamakan Bupati Tegal Umi Azizah.

Menanggapi kasus penipuan yang mengatasnamakan Bupati Tegal, Umi Azizah, dengan membuat akun Facebook dan Whatsapp palsu untuk penerimaan CPNS, Kepala BKD Kabupaten Tegal, Retno Suprobowati menegaskan, untuk seleksi CPNS sampai saat ini belum selesai.

Maka masyarakat khususnya warga Kabupaten Tegal, dihimbau untuk berhati-hati jika ada oknum yang menawarkan posisi atau jabatan tertentu kaitannya dengan CPNS.

• Anak Buah John Kei di Cikarang Hubungi Polisi, Takut Keluarganya Jadi Korban

• Diduga Disindir Nikita Mirzani, Baim Wong: Tak Apa-apa Ngomongin Saya Tapi Mohon Mikirin Paula

• Pengumuman! Mulai 4 Juli Dinas Pendidikan DKI Buka PPDB Jalur Zonasi Bina RW

• Spoiler One Piece Chapter 984: Yamato Ceritakan Tentang Oden dan Ace ke Luffy, Ini Jadwal Rilisnya

Karena proses seleksi CPNS pun belum selesai dan masih berlanjut hingga sekarang.

Adapun prosesnya, setelah seleksi kompetensi dasar dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Sedangkan SKB ini pun belum dilaksanakan karena masih menunggu instruksi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Melihat kondisi saat ini masih dihantui oleh pandemi Covid-19.

"Saya tegaskan, tidak benar dan sudah pasti penipuan ketika ada oknum yang menawarkan posisi apalagi kuota tertentu untuk lolos tahap SKB.

Karena pelaksanaan seleksi CPNS ini bersifat transparan, maka kami himbau kepada masyarakat untuk tidak percaya dengan janji atau iming-iming bisa meloloskan CPNS," tegas Retno, saat ditemui Tribunjateng.com di kantornya, Jumat (26/6/2020).

Dijelaskan, untuk Calon Pegawai Negeri Sipil harus melewati semua seleksi yang ditentukan. Dan sekali lagi ditegaskan seleksi ini bersifat transparan, karena hasilnya bisa dilihat oleh semua orang.

Ketika semua seleksi sudah dijalankan dengan baik dan memang dinyatakan lolos, ya nantinya akan sampai ditahap pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Jadi semuanya harus melalui proses dan bertahap, tidak ada yang namanya langsung menjadi PNS.

"Sampai saat ini, kami belum menerima laporan kalau ada yang menjadi korban penipuan CPNS.

Masyarakat bisa lapor ke kami misal terjadi sesuatu yang kaitannya dengan penerimaan CPNS.

Sekali lagi saya ingatkan untuk lebih hati-hati kepada oknum yang mengatakan bisa meloloskan CPNS khususnya di Kabupaten Tegal," ujarnya.

Sebelumnya, modus penipuan ini pertama kali dibagikan oleh Humas Pemkab Tegal melalui akun Facebook resmi mereka Senin (15/6/2020) lalu.

Dalam unggahannya dijelaskan, penipu yang keberadaannya masih dilacak ini, menggunakan akun palsu dengan nama Bupati Tegal Umi Azizah, untuk penerimaan CPNS di tengah masa tunggu pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Penipu tersebut mengiming-imingi bisa meloloskan penerimaan CPNS dengan berbagai modus melalui sosial media.

Modus tersebut terungkap saat pelaku melanjutkan percakapan melalui aplikasi pesan whatsapp di nomor 08531148526.

Pelaku pun menawarkan jalur penerimaan CPNS tanpa tes dengan syarat tertentu.

Namun sampai saat ini, Bupati Tegal, Umi Azizah, mengaku belum akan mengambil jalur hukum untuk melaporkan pelaku penipuan tersebut.

Tapi Umi mengatakan, Jika penipu ternyata "ndableg" dan membuat masalah baru, pihaknya akan langsung memberikan sanksi tegas dengan melapor ke pihak berwenang.

"Saya berpesan, masyarakat jangan mudah percaya jika ada akun apapun bentuknya yang mengatasnamakan saya. Entah itu berkedok penerimaan CPNS, bantuan untuk Covid-19, proyek, dan lain-lain.

Sampai saat ini saya memang belum ada rencana untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

Tapi kalau ternyata penipu ini "ndableg" dan membuat keresahan baru, akan saya serahkan ke pihak berwenang," tutur Umi.

Jadwal Tes SKB dan Pemberkasan CPNS 2019

Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengadakan rapat membahas Tes SKB CPNS 2019, Selasa (23/6/2020).

Para peserta CPNS 2019 yang lolos tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) kini tengah menanti jadwal pelaksanaan Tes SKB ( Seleksi Kompetensi Bidang) CPNS 2019.

Namun, informasi terbaru memberitahukan rentang waktu perkiraan pelaksanaan SKB CPNS 2019.

Pihak BKN mengungkap hal tersebut setelah rapat dengan DPR RI pada Selasa (23/6/2020).

• SIMAK! Jadwal Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru Mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan SMK

• PPDB DKI Jakarta Berpotensi Salahi Aturan Permendikbud No 44, Nadiem Makarim Diminta Mengawasi

• Tak Pakai Jarak di PPDB Jalur Zonasi, Disdik DKI: Sejak 2017 Sudah Seleksi Berbasis Kewilayahan

• Dulu Dianggap Usaha Sampingan, Es Duren Oppa di Bekasi Mampu Hasilkan Puluhan Juta Bagi Pemuda Ini

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara, Paryono, ketika dihubungi Warta Kota, Kamis (25/6/2020).

Paryono mengatakan bahwa SKB CPNS 2019 akan dilaksanakan setelah SKD Sekolah Kedinasan.

Sehingga, kata Paryono, SKB CPNS 2019 diperkirakan akan dilaksanakan antara akhir bulan Agustus sampai dengan awal Oktober 2020.

"DPR juga mendukung SKB CPNS formasi 2019 dilaksanakan, namun dengan protokol kesehatan," kata Paryono ketika dihubungi Wartakotalive.com, Kamis (25/6/2020).

Bagaimana Bentuk Soal SKB CPNS 2019?

Bagaimana bentuk soal SKB CPNS 2019 kini menjadi pertanyaan berikutnya bagi para peserta CPNS 2019 yang lolos ke tahap SKB.

Dari berbagai sumber, diketahui bahwa soal SKB akan sesuai dengan jabatan yang dilamar, serta pendidikan yang diminta dalam jabatan tersebut.

Contohnya adalah seperti di bawah ini :

Misalkan ada jabatan Pengawas Ketenagakerjaan yang dapat dilamar oleh S-1 Hukum, S-1 Ilmu Sosial, dan S-1 teknik, maka bentuk soal yang keluar bisa sangat banyak.

Artinya, nantinya akan ada soal-soal menyangkut jabatan pengawas ketenagakerjaan sesuai peraturan yang ada, misalnya UU Ketenagakerjaan dan lainnya.

Berikutnya, akan ada pula soal mengenai ilmu hukum, ilmu sosial, bahkan soal teknik.

Artinya, para peserta SKB CPNS 2019 harus mempelajari mulai aturan jabatan yang mereka lamar, sampai seluruh bidang keilmuan yang dibolehkan melamar ke jabatan tersebut.

Kapan Pemberkasan CPNS 2019?

Sementara itu, pertanyaan berikutnya yang muncul dari para peserta CPNS 2019 adalah soal kapan pemberkasan CPNS 2019 dilakukan?

Hal ini menjadi penting karena ada beberpa peserta CPNS 2019 yang sudah resign dari pekerjaannya terdahulu.

Sebab, pemberkasan merupakan langkah akhir seseorang memperoleh NIP CPNS.

Sehingga ketika pemberkasan sudah dilakukan, maka panggilan untu masuk kerja sudah begitu dekat.

Lalu apakah Panselnas sudah mempersiapkan jadwal pemberkasan CPNS 2019?

Kepala Biro Humas BKN, Paryono, mengatakan bahwa pihaknya belum mengatur jadwal pemberkasan CPNS 2019

"Ini belum kita atur (pemberkasan CPNS 2019)," kata Paryono ketika dihubungi Wartakotalive.com, Kamis (4/6/2020). (Tribun Jateng/ TribunJakarta.com)

Berita Terkini