Rasa takut juga dialami bocah laki-laki warga Cipinang, Jakarta Timur, Elrei (12).
Baca juga: Cara Daftar Vaksin Covid-19 di Ancol, Bisa Dapat Tiket Wisata Gratis ke Dufan
Elrei sampai meneteskan air mata saat gilirannya divaksin.
Elrei datang bersama kakak laki-lakinya Leroi (14), didampingi ibundanya Dinda (38).
Ketika tenaga medis menghujamkan jarum suntik, Elrei yang masih menangis akhirnya memeluk ibunya.
Dinda mengatakan, anak keduanya itu memang memiliki rasa trauma terhadap jarum suntik.
Meski tak merasakan sakit, Elrei tetap agak ketakutan ketika melihat jarum suntik saat divaksi tadk.
"Dia dari kecil sering keluar masuk rumah sakit kan, jadi sering berhadapan sama jarum. Makanya dia pas gede agak trauma sama jarum," kata Dinda.
"Kalo ditanya sakit sih enggak, cuman dia panik aja sama jarum," sambung Dinda.
Dinda mengaku vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak ini sangat-sangat dibutuhkannya.
Selama pandemi ini para buah hatinya hanya beraktivitas di rumah saja, sehingga terkadang mereka merasa suntuk.
Kini, setelah divaksin, kedua buah hatinya mulai diberi kesempatan untuk ke depannya kembali mengikuti les bela diri, tentunya dengan protokol kesehatan.
Ketua Pelaksana Sentra Vaksinasi Anak Taman Impian Jaya Ancol Budi Aryanto mengatakan, ini merupakan salah satu bagian Ancol membantu program percepatan vaksinasi dari pemerintah.
"Yaitu peningkatan vaksinasi kepada masyarakat baik dewasa maupun anak-anak usia 12 -17 tahun dengan bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk pihak swasta," kata Budi, Jumat (23/7/2021).
Sentra vaksinasi khusus anak dibuka selama beberapa hari ke depan di Mall Ancol Beach City (ABC).
Setiap harinya, ditargetkan 700 anak mengikuti vaksinasi Covid-19 di lokasi tersebut.