Formula E

Tak Pusingkan Interpelasi, Wagub DKI Optimis Formula E Bisa Dilaksanakan di Jakarta Tahun 2022

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Septiana
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota Jakarta - Ahmad Riza Patria mengatakan ajang balap Formula E akan dilaksanakan pada 2022 mendatang. Ariza tak juga pusingkan interpelasi

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, mengatakan ajang balap Formula E akan dilaksanakan pada 2022 mendatang.

"Program ini sudah lama direncanakan tahun 2020/2021. Tapi karena pandemi, diputuskan 2022," kata Ariza, kepada Wartawan, Selasa (24/8/2021).

Ariza juga terkesan tak memusingkan ihwal interpelasi fraksi dari beberapa partai di DPRD DKI Jakarta yang menolak Formula E.

Fraksi yang menolak perhelatan Formula E di antaranya PDI-Perjuangan dan PSI.

"Interpelasi merupakan hak demokrasi setiap Fraksi Partai di DPRD," ucapnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat memberi keterangan di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (4/8/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Jakpro dan Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) DKI terus berkoordinasi agar kegiatan ini bisa dilaksanakan," lanjutnya.

Sekali lagi, Ariza berharap ajang balap Formula E dapat terlaksana 2022 mendatang.

Baca juga: Tak Dapat Instruksi dari Anies, Jakpro Tutup Mulut Soal Interpelasi Formula E: Itu Hak Dewan

"Semoga sesuai dengan harapan Formula E dapat dilaksanakan tahun depan," tutup pendamping Gubenur Anies Baswedan tersebut.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto buka suara soal interpelasi yang digulirkan DPRD DKI, perihal penyelenggaraan Formula E di ibu kota pada 2022.

Dia menyebut menghormati langkah yang diambil sejumlah politisi PDIP dan Fraksi PSI.

Sebab, interpelasi merupakan hak dari 106 anggota DPRD DKI Jakarta.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto saat ditemui di Kawasan Sarana Rekreasi Olahraga, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/3/2019) sore (TribunJakarta.com/Wahyu Septiana)

"Itu memang hak dewan, saya tidak ikut-ikutan," ucapnya sata ditemui di gedung DPRD DKI, Senin (23/8/2021).

Dwi menambahkan, dirinya tak mendapat instruksi khusus dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal polemik interpelasi ini.

"Tidak ada (arahan dari mas Anies)," ujarnya.

Halaman
12

Berita Terkini