Yana menuturkan pihaknya beserta 17 operator bus Transjakarta bakal memenuhi rekomendasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna mencegah kecelakaan.
Baca juga: Wagub Ariza Tegaskan Bakal Beri Sanksi Direksi Transjakarta yang Rapat Sambil Nonton Tari Perut
Dia menyampaikan bahwa operator bus Mayasari dan Steady Safe yang sebelumnya diberhentikan sementara karena mengalami kecelakaan dapat kembali beroperasi.
"Bisa, tapi setelah diperiksa aspek teknisnya, armadanya, syaratnya itu. Jadi sudah diperiksa, semuanya normal mereka kembali," tuturnya.
Sebelumnya, saat rapat dengan anggota DPRD DKI Jakarta pada Senin (6/12/2021), Adi Kurnia Setiadi mengatakan memiliki video direksi PT Transjakarta menonton tali perut.
Namun dia tidak membeberkan siapa saja sosok direksi PT Transjakarta yang menonton tali perut, hanya menjelaskan bahwa dia memiliki video dokumentasi kejadian tersebut.
Baca juga: Anggota DPRD Punya Video Direksi Tranjakarta Rapat Sambil Nonton Tari Perut, Singgung Masalah Akhlak
"Jalan-jalan direksi lengkap, Bapak pergi ke kafe, Bapak (menonton) belly dance (tari perut), striptis, ngobrol-ngobrol tentang perkembangan transportasi," kata Adi, Senin (6/12/2021).
Kala itu Yana menanggapi pertanyaan dengan melakukan interupsi, dia mempertanyakan sosok direksi PT Transjakarta yang ada dalam rekaman video dimiliki Adi.
"Saya ingin mengetahui belly dance itu siapa, pak. Mohon izin saya sebagai warga negara kepada wakil rakyat untuk menanyakan, mohon maaf ini siapa," kata Yana.
Wagub Ariza Tegaskan Bakal Beri Sanksi Direksi Transjakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut akan memberikan sanksi kepada direksi Transjakarta yang asyik nonton tari perut atau belly dance sambil rapat.
Evaluasi menyeluruh terhadap jajaran direksi Transjakarta pun kini tengah dilakukan Pemprov DKI Jakarta.
"Pasti nanti ada evaluasi dan sanksi ya," ucapnya di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/12/2021).
Baca juga: Wagub Ariza Tegaskan Bakal Beri Sanksi Direksi Transjakarta yang Rapat Sambil Nonton Tari Perut
Ariza menyebut, pihaknya kini tengah mencari informasi terkait hal ini.
Bila terbukti melanggar aturan, Ariza menegaskan akan memberikan sanksi berat kepada jajaran direksi Transjakarta tersebut.
"Nanti kami cek kembali informasi ini ya," ujarnya.
Baca juga: Petugas Korban Transjakarta Tabrak Pos Polisi PGC Masih Dirawat di RS Polri, Begini Kondisinya