Aksi bejat K terungkap setelah korban, mengadu ke ayahnya melalui telepon pada Jumat (21/1/2022).
MBR mengatakan anaknya lebih dulu menceritakan kejadian yang dialaminya kepada salah satu tetangga.
"Awalnya (korban) cerita ke tetangga, karena mungkin dia takut saya berantem sama si pelaku ini," kata MBR.
Baca juga: Jerit Ibu Korban Pencabulan di Jaksel ke Polisi: Kayaknya Keadilan Indonesia Hanya yang Punya Uang
Kepada sang ayah, ZF mengaku mengalami kekerasan seksual akibat perbuatan keji yang dilakukan pelaku K.
Selain itu, korban juga mengeluh sakit di kemaluannya ketika buang air kecil.
Mendengar pengakuan ZF, MBR pun membawa anaknya ke rumah sakit guna melakukan visum.
"Kemarin divisum belum ada hasilnya, tapi dokternya bilang ada lecet," ujar dia.
Korban Trauma
Setelah peristiwa memilukan itu, ZF mengalami trauma berat.
Ayah korban, MBR, menyebut putrinya kerap ketakutan setiap melihat pria dewasa yang tidak dikenalinya.
"Kalau lihat laki-laki dewasa yang tidak dikenal, dia (korban) pasti takut," ujar MBR saat dihubungi, Senin (31/1/2022) malam.
"Belum ada penanganan psikologis. Kalau main masih mau, tapi kalau lihat laki-laki asing dia takut," kata dia.