TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tak terasa umat muslim sebentar lagi memasuki 10 hari kedua Ramadan 1443 Hijriah.
Di 10 hari pertama bulan Ramadan diketahui merupakan hari dimana penuh curahan rahmat.
Lain halnya ketika kita memasuki 10 hari kedua Ramadan.
10 hari kedua Ramadan merupakan hari penuh ampunan.
Fase ini juga sering dianggap sebagai fase transisi semangat, yakni menurunnya semangat karena euforia Ramadan di 10 hari pertama sudah usai serta timbulnya sedikit euforia menjelang liburan.
Selain itu, tak sedikit juga masjid-masjid yang mulai kehilangan sebagian besar jamaahnya di fase ini.
Baca juga: Memasuki 10 Hari Kedua Ramadan, Kapan Malam Nuzulul Quran Datang? Ini Doa dan Amalan yang Dianjurkan
Padahal, di 10 hari kedua Ramadan ini Allah membukakan pintu pengampunan seluas-luasnya.
Bagi siapapun yang bisa melewati bulan puasa Ramadan ini hingga fase kedua, insya allah bisa mendapatkan ampunan yang tidak akan diperoleh di bulan-bulan yang lain.
Dengan memohon ampunan dengan tulus dan bersungguh-sungguh serta bertobat dari hati yang terdalam insya Allah pasti mendapatkan ampunan-Nya.
Baca juga: Puasa Tapi Tak Mengerjakan Salat Lima Waktu, Sahkah Puasanya? Simak Penjelasannya
Baca juga: Bolehkah Mandi Junub setelah Imsak? Sahkah Puasanya? Ini Penjelasan Lengkapnya
Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan kepada umatnya doa khusus yang bisa diamalkan di 10 hari kedua Ramadan ini agar dosa-dosa kita diampuni Allah.
Doa ini dianjurkan dibaca dari hari ke-11 hingga ke-20.
Berikut ini doa 10 hari kedua Ramadan:
Allahummagfirli dzunuubi ya robbal ‘alamiin.
Artinya: ya Allah ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku wahai Tuhan Pencipta Semesta Alam.
Di 10 hari kedua Ramadan juga menyimpan sejumlah keutamaan-keutamaan.