Viral di Media Sosial

Viral Plafon Kelas FMIPA UI Bolong, Kampus Minta Maaf dan Langsung Perbaiki

Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @respons.media, tampak sedikitnya tiga titik plafon berlubang di ruang B.203 FMIPA UI. 

Istimewa
VIRAL DI MEDSOS - Proses perbaikan atap atau plafon di ruang kuliah FMIPA Universitas Indonesia. (Dok. Humas Universitas Indonesia) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kerusakan plafon di salah satu ruang kelas Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia menjadi perbincangan setelah videonya viral di media sosial. 

Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @respons.media, tampak sedikitnya tiga titik plafon berlubang di ruang B.203 FMIPA UI

Lubang-lubang tersebut memiliki ukuran berbeda dan tersebar di beberapa bagian ruangan.

Salah satu lubang tampak cukup besar dan berada di bagian tengah kelas.

Sementara itu, lubang lainnya terlihat di area dekat papan tulis. 

Pada bagian yang rusak, terlihat bekas rembesan air yang telah mengering.

Bekas itu menandakan sebelumnya terjadi kebocoran pada atap atau plafon.

Unggahan tersebut disertai narasi yang menyinggung soal biaya pendidikan di kampus ternama itu.

"'Gua kira UKT (Uang Kuliah Tunggal) mahal apalagi top one kayak UI fasilitas terjamin semua,' #respons warganet melihat pemandangan tak elok itu. #ApaResponsmu?" tulis keterangan dalam unggahan itu. 

Tanggapan Pihak UI

Menanggapi hal itu, Direktur Humas UI Erwin Panigoro membenarkan adanya kerusakan plafon di ruang B.203 FMIPA.

Pihak kampus pun menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa tersebut.

"Pihak kampus telah meninjau lokasi dan saat ini sedang dalam proses perbaikan atap atau plafon yang rusak tersebut," ucap Erwin saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu.

Sebagai tindak lanjut, Direktorat Operasi dan Pemeliharaan Fasilitas (DOPF) UI bersama pengelola fasilitas FMIPA mulai melakukan perbaikan sejak Rabu.

Selama proses perbaikan berlangsung, kegiatan perkuliahan mahasiswa untuk sementara dialihkan ke Aula Prof. GA Siwabessy selama tiga hari.

Menurut Erwin, langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen kampus dalam menjaga kenyamanan dan keamanan mahasiswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved