Ledakan SPBE Cimuning Picu Amarah Warga: Rumah Hancur, Ganti Rugi Nihil
Warga terdampak kebakaran SPBE di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, menuntut pertanggungjawaban.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Selain kerugian materiil, peristiwa tersebut juga menyebabkan sejumlah warga mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Bocor Saat Proses Pengisian
Kebakaran disertai ledakan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, diduga dipicu kebocoran gas saat proses pengisian.
Dugaan tersebut diperkuat dari keterangan saksi di lokasi kejadian, yang menyebut kebocoran terjadi saat proses pemindahan gas dari mobil tangki ke tabung besar.
Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut, termasuk memanggil pemilik SPBE untuk dimintai klarifikasi.
“Yang ada di lokasi saat kejadian hanya karyawan. Kami masih mencoba memanggil pemiliknya untuk klarifikasi,” kata Abdul Harris Bobihoe.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan awal saksi, sumber kebakaran berasal dari kebocoran gas saat proses pengisian.
“Sumber kebakaran menurut saksi dari kebocoran pada saat pengisian tabung besar, dari mobil ke tabung. Di situ terjadi kebocoran,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan penyebab pasti masih menunggu hasil investigasi dari pihak kepolisian.
“Ini akan dilakukan investigasi oleh laboratorium forensik Polri. Hari ini rencananya mulai dilakukan penyelidikan,” ucapnya.
Sementara itu, warga sekitar bernama Abdul Muhi menyebut saat kejadian tidak ada aktivitas produksi di lokasi SPBE, melainkan hanya proses pengisian atau loading gas.
“Semalam itu nggak ada produksi, cuma loading dari mobil ke tabung. Jadi kebocoran,” kata Abdul Muhi.
Ia menambahkan, aktivitas pengisian gas tersebut memang kerap dilakukan pada malam hari, tergantung kedatangan mobil tangki.
“Bisa malam, tergantung datangnya mobil,” ujarnya.
Bocor Sempat Ditangani Teknisi
Ningsih, karyawan sekaligus warga yang tinggal di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Mustikajaya, Kota Bekasi, mengungkap situasi mencekam sebelum kebakaran disertai ledakan terjadi.
Perempuan yang telah bekerja sekitar 15 tahun di SPBE tersebut mengatakan, tanda-tanda kebocoran gas sebenarnya sudah terdeteksi sejak sore hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Spbe-cimuning-hancur.jpg)