Tabrakan Kereta di Bekasi

Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Masih 'Dijaga' Ormas, Peringatan Keras Dedi Mulyadi Tak Didengarkan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta kepolisian segera menertibkan ormas yang jaga perlintasan kereta. Kenyataannya berbeda!

Tayang:
Kompas.com
PERLINTASAN KERETA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta aparat kepolisian segera menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menguasai pelintasan sebidang di Kota Bekasi. 

Besar dugaan mereka meminta uang dari pengendara bermotor yang hendak melintas.  

"Perlintasan kereta api di Jalan Ampera, Bekasi Timur, yang sempat dijaga petugas Dinas Perhubungan pasca tragedi kecelakaan, dilaporkan kembali dikuasai kelompok organisasi kemasyarakatan pada Kamis (30/4/2026) pagi," tulis admin @fakta.indo pada Jumat (1/5/2026).

"Warga menyoroti penolakan pemasangan palang pintu otomatis oleh oknum tertentu, yang diduga berkaitan dengan praktik pungutan terhadap pengendara yang melintas," tambahnya.

Video tersebut viral di media sosial.

Beragam komentar pun bersusulan dituliskan masyarakat.

@supar_disobo: Karena KB gagal di konoha jadi terus melahirkan generasi tidak berguna , cuma jadi preman , ormas yg kerjanya pungli dan meresahkan!

@raflyalfadilah: emang sebatas formalitas saja!

@erditanto_dito: Banyak kerjaan @dishubbekasikota ??

@masboen: ormas yg ikhlas ada ga sih

@vickymfhrzl: foto buat laporan doang abis tuh balik, udah biasa

@chrissetyo: Ormas = organisasi preman masyarakat

@butterflion78: Parkiran ormas, jalur kritikal juga ormas, negara kalah sama ormas @divisihumaspolri @prabowo

@muhamad_wasisto: Kalah sama ormas, lantas kerjanya apakah efektif?

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved