Ijazah Ditebus Pramono Anung, Alfarizi Senang Bukan Main Bisa Daftar TNI AL
Muhammad Alfarizi (20) bahagia menerima ijazah Paket C miliknya yang sempat tertahan karena tunggakan biaya. Kini ia bisa daftar TNI AL.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Muhammad Alfarizi (20) begitu bahagia saat menerima ijazah Paket C miliknya yang sempat tertahan di sekolah karena tunggakan biaya.
Pemuda asal Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara ini menjadi salah satu dari 1.238 warga Jakarta yang terbantu dalam program pemutihan ijazah tahap keempat yang digelar Pemprov DKI Jakarta pada awal Oktober 2025.
Alfarizi mengatakan, ijazah itu menjadi salah satu dokumen penting yang dibutuhkannya untuk mewujudkan cita-citanya menjadi prajurit TNI Angkatan Laut.
"Saya bersyukur banget, akhirnya bisa pegang ijazah asli setelah setahun lebih tertahan," ucapnya, Jumat (3/10/2025).
Alfarizi bercerita, ijazahnya tertahan selama sekitar satu tahun sejak 2024 di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Banyu Anyar, Koja, akibat tunggakan senilai Rp 2 juta.
Faktor ekonomi menjadi alasan utama keluarga tak bisa segera menebus dokumen penting itu.
Sang ayah menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga, sementara ibunya, Dewi Gustini (48), hanya seorang ibu rumah tangga.
Alfarizi mengaku sempat berusaha mencari kerja untuk menebus ijazahnya yang tertahan itu, namun semua perusahaan meminta ada dokumen itu untuk syarat rekrutmen.
"Serba salah, mau bantu orangtua tapi nggak bisa kerja karena semua butuh ijazah," ungkapnya.
Kondisi itu juga membuat rencananya mendaftar TNI AL tahun ini tertunda.
Padahal, sejak lama ia memendam impian untuk mengabdi pada bangsa melalui jalur militer.
"Harusnya bulan ini daftar, tapi karena ijazah ketahan jadi baru bisa ikut tes Februari tahun depan," kata Alfarizi.
Setelah menerima ijazah yang ditebus oleh Pemprov DKI Jakarta di bawah pimpinan Gubernur Pramono Anung, Alfarizi mengaku akan terus berupaya mewujudkan mimpinya.
Ia bahkan sudah punya niat mulia untuk memberangkatkan orang tuanya ke Tanah Suci.
"Cita-cita kalau berhasil, saya ingin umrohkan orangtua," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/TERIMA-IJAZAH-Muhammad-Alfarizi-20-pemuda-asal-Tugu-Selatan-Koja-Jakarta-Utara.jpg)