FAKTA Anak Diduga Disandera Pria di Pasar Rebo hingga Kaca Dilempar, Ternyata Ini yang Terjadi
Warga di Jalan Kalisari, Pasar Rebo, mendadak mencekam setelah beredar kabar adanya anak yang diduga disandera seorang pria di dalam ruko.
TRIBUNJAKARTA.COM - Warga di kawasan Jalan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, mendadak mencekam setelah beredar kabar adanya anak yang diduga disandera seorang pria di dalam rumah toko (ruko) fotokopi, [pada Jumat (17/10/2025).
Peristiwa itu terjadu sekitar pukul 08.35 WIB dan membuat warga merasa panik karena takut dua anak kandung pria tersebut di lukai.
Ketua RT setempat, Rosdi menjelaskan, pihaknya yang mendapat laporan tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur.
"Pria itu inisialnya RH (40), yang diduga mengalami halusinasi berat dan gangguan kejiwaan," ucapnya, dikutip dari Warta Kota.
Namun setelah polisi & Gulkarmat turun tangan dan melakukan pemeriksaan di lokasi, terungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa yang sempat disangka aksi penyanderaan tersebut.
Aparat memastikan bahwa insiden itu bukan penculikan atau penyanderaan, melainkan melibatkan seorang pria yang mengalami gangguan emosi dan sedang berhalusinasi, sehingga bertindak agresif terhadap anak di sekitarnya.
Dadang, warga sekitar memastikan tidak ada penyanderaan terhadal dua anak RH dan pada saat itu hanya mengamuk saja di ruko fotokopi.
Ia menerangkan, peristiwa itu berawal ketika RH menulis curhatan di secarik kertas terkait keresahan hidupnya.
Pria itu lantas menempelkan di kaca dan dinding ruko fotokopi hingga menjadi pusat perhatian warga maupun pengendara yang melintas.
"Tapi saya enggak tahu dia nulis apa, dia itu memang lagi ada masalah," katanya.
Menurut Dadang, karena menjadi pusat perhatian, RH kemudian meminta kepada warga yang ada di lokasi untuk pergi.
Sebelumnya, kata Dadang, banyak warga bertanya kepada RH apa yang sedang dilakukan di sana.
Warga yang menonton aksi RH tak mengindahkan permintaannya, hingga emosi pria itu memuncak dan terjadilah peristiwa yang viral.
"Terus dia lempar kaca pakai besi, itu maksudnya mungkin biar warga pada pergi," ujarnya.
"Tapi ibu-ibu ini ngiranya, asumsinya gila, apa lagi anaknya nangis habis lempar kaca gitu," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/2-anak-disandera-jaktim.jpg)