FAKTA Anak Diduga Disandera Pria di Pasar Rebo hingga Kaca Dilempar, Ternyata Ini yang Terjadi

Warga di Jalan Kalisari, Pasar Rebo, mendadak mencekam setelah beredar kabar adanya anak yang diduga disandera seorang pria di dalam ruko.

Editor: Wahyu Septiana
Kolase TribunJakarta/Istimewa/Gulkarmat
ANAK DISANDERA - Pria diduga ODGJ mengamuk dan menyandera dua anaknya di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (17/10/2025). Warga di Jalan Kalisari, Pasar Rebo, mendadak mencekam setelah beredar kabar adanya anak yang diduga disandera seorang pria di dalam ruko. 

Dari situ, lanjut Dadang, banyak warga berasumsi bahwa RH tengah menyandera dua anaknya di dalam ruko tersebut dan hendak mencelakai.

Tak lama, petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi dan RH marah karena melindungi anaknya agar tidak dibawa.

"Enggak tahu siapa yang panggil Damkar, tapi mungkin ada warga, karena sekarang apa-apa kan Damkar," katanya. 

"Mungkin kalau di dekatin pelan-pelan, pasti ketemu, karena dia mungkin emosi aja dan lagi ada problem," imbuhnya.  

Anak Dibawa ke RS

Dalam peristiwa itu, R sempat menyandera dua anak kandungnya sebelum akhirnya berhasil diamankan petugas.

Kapolsek Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya mengatakan pria tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan lebih lanjut. 

“Untuk ruko tersebut (milik) warga, tapi disewakan. Untuk pria itu (yang ngamuk) dikirim RS Duren Sawit,” ujar Wayan saat dikonfirmasi, Jumat.

Wayan memastikan dua anak R dalam kondisi sehat dan telah diserahkan kepada pihak keluarga.

“Diduga orang depresi. Anaknya dalam kondisi selamat. Anaknya saat ini dibawa kakak R,” ungkapnya. 

Sebelumnya, pria tersebut mengamuk dan menyandera dua anaknya di dalam ruko fotokopi tempat ia tinggal.

Kejadian itu berlangsung pada Jumat pagi dan sempat membuat panik warga sekitar. 

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan, berdasarkan keterangan warga, pelaku diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

“Menurut informasi warga di lingkungan, orang tersebut sering berhalusinasi atau stres, sehingga korban pagi hari menyandera 2 anak kandungnya di dalam sebuah ruko fotokopi,” kata Wahid.

Wahid menuturkan, warga yang menyaksikan peristiwa itu segera menghubungi petugas Gulkarmat untuk meminta bantuan.

Laporan diterima sekitar pukul 08.35 WIB.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved