Pasar Munjul Jakarta Timur Kumuh, Pedagang Sudah Lapor Tapi Tak Ditanggapi Pengelola 

Pedagang Pasar Munjul Jakarta Timur mengeluhkan kondisi pasar yang tidak tertata membuat pembeli enggan datang, Jumat (5/12/2025).

Tayang:
TribunJakarta/Bima Putra
PASAR MUNJUL KUMUH - Kios pedagang Pasar Munjul di tempat penampakan sementara berupa bangunan semi permanen, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (5/12/2025). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Pedagang Pasar Munjul di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur mengeluhkan kondisi pasar yang tidak tertata membuat pembeli enggan datang.

Pedagang Pasar Munjul, Kemis mengatakan akibat kondisi pasar yang tidak diperhatikan Dinas PPKUKM DKI selaku pengelola dia mendapat keluhan dari para pelanggan.

"Langganan saya tanya itu katanya tuh kumuh, becek, begitulah. Kurang nyaman bahasanya, kan begitu, kurang nyaman," kata Kemis di Pasar Munjul, Jakarta Timur, Jumat (5/12/2025).

Para pedagang Pasar Munjul mengaku paham dengan keluhan para pelanggan yang tidak nyaman, karena selama bertahun-tahun mereka turut merasakan hal yang sama.

Tapi para pedagang tidak dapat berbuat banyak karena Dinas PPKUKM DKI Jakarta selaku pengelola Pasar Munjul tidak kunjung mengambil tindakan untuk menata pasar.

Bahkan para pedagang harus merogoh kantong mereka sendiri untuk memperbaiki kerusakan kios ditempati, khususnya di area tempat penampungan kios semi permanen.

"Diperbaiki tambal sulam saja. Dari pengelola pasar itu kayak masa bodoh. Ini saja kerusakan kios seperti yang atap bocor-bocor saya benerin sendiri semua, ujar Kemis.

PASAR MUNJUL KUMUH - Kios pedagang Pasar Munjul di tempat penampakan sementara berupa bangunan semi permanen, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (5/12/2025). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
PASAR MUNJUL KUMUH - Kios pedagang Pasar Munjul di tempat penampakan sementara berupa bangunan semi permanen, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (5/12/2025). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA (TribunJakarta/Bima Putra)

Menurut pedagang mereka sudah berulang kali menyampaikan keluhan terkait kondisi Pasar Munjul kepada pihak pengelola, tapi tidak mendapat respons apapun.

Pedagang Pasar Munjul, Lingga menuturkan setiap menyampaikan keluhan pihak pengelola hanya menyampaikan bahwa mereka akan melaporkan ke pimpinan Dinas PPKUKM.

"Pas kita protes pun mereka juga no comment, bilangnya tuh nanti akan bakal lapor ke pimpinan. Jadi perbaikan kerusakan atau apapun tuh dari dana pribadi pedagang," tutur Lingga.

Dikonfirmasi terkait keluhan pedagang, Sudin PPKUKM DKI Jakarta mengimbau agar para pedagang yang kiosnya rusak melaporkan kasus ke pihak pengelola agar dapat ditindaklanjuti.

Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Timur, Andi Ahmad Refi menuturkan bila terdapat laporan terkait kerusakan pihaknya akan mengajukan permohonan pemeliharaan kios yang rusak tersebut.

"Kami juga menghimbau pedagang untuk sama-sama kita menjaga dan memelihara lokasi tersebut. Kalau bohlam putus kita ganti, atap bocor kita benerin, dinding kusam kita cat," tutur Andi.

BERITA TERKAIT

  1. Baca juga: Perbaiki Kios Rusak Pakai Uang Pribadi, Pedagang Pasar Munjul: Pengelola Masa Bodoh
  2. Baca juga: 5 Kios Pedagang Pasar Munjul Rusak Tertimpa Pohon Tumbang Setinggi 15 Meter
  3. Baca juga: Fraksi Golkar DPRD DKI Soroti Pasar Munjul Mangkrak 10 Tahun, Pedagang Rugi hingga 90 Persen

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved