Buruh Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Ancam Aksi ke DPR 15 Januari
Partai Buruh bersama KSPI menolak keras wacana Pilkada melalui DPR karena menilai sebagai kemunduran demokrasi.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM - Partai Buruh bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak keras wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Mereka menilai langkah tersebut sebagai kemunduran demokrasi dan berpotensi mengembalikan praktik politik ala Orde Baru.
"KSPI dan Partai Buruh menolak Pilkada melalui DPRD, apa itu mau mengembalikan zaman Orde Baru?," ujar Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal dikutip, Jumat (8/1/2026).
Menurut Said Iqbal, pemilihan kepala daerah secara langsung merupakan hasil perjuangan reformasi yang tidak boleh ditarik kembali.
Ia menilai, jika Pilkada dikembalikan ke DPRD, maka suara rakyat akan tereduksi dan membuka ruang transaksi politik.
"Kami Partai Buruh dan serikat-serikat buruh menolak keras Pilkada nah nanti melalui pemilihan DPRD, tetap pemilihan langsung.
KSPI dan Partai Buruh bersama rakyat terhadap demokrasi yang mau dibajak," ujar Said Iqbal.
"Jangan bajak demokrasi," lanjutnya.
Said Iqbal mengatakan, pihaknya bakal menggelar aksi di depan DPR RI pada 15 Januari 2025 sebagai bentuk penolakan terhadap wacana Pilkada melalui DPRD.
Selain itu, mereka juga akan menyuarakan penolakan terhadap UMP yang dianggap belum memenuhi aspirasi kelas pekerja.
"Tanggal 15 Januari kemungkinan kita ke DPR," ujar Said Iqbal.
Berita terkait
- Baca juga: Akal-akalan dan Aksi Bohong Dedi Mulyadi Dibongkar Presiden KSPI, Buruh Jabar Berani Geruduk Jakarta
- Baca juga: Sama Seperti HRD yang Bikin Noel Murka, Presiden KSPI Komentar Pedas: Job Fair Cuma Lip Service
- Baca juga: KSPI: Sepanjang Januari-Maret 2025 Ada 60.000 Buruh Terkena PHK
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
| Pramono Izinkan Parpol Sponsori Nama Halte di Jakarta, NasDem Tertarik Pasang Satu di Gondangdia |
|
|---|
| Aksi Premanisme Marak di Tanah Abang, Anggota DPRD DKI Nilai Tak Cukup Cuma Penindakan |
|
|---|
| Gubernur Pramono Akui Masalah Jakarta Sebaiknya Diviralkan: Sehingga Kita Segera Menangani |
|
|---|
| DPRD DKI Dorong Raperda Air Minum Jadi Solusi Kebutuhan Dasar, Tekan Penggunaan Air Tanah |
|
|---|
| Legislator PSI Soroti Sikap Pemprov Atasi Aksi Premanisme di Jakarta: Jangan Tunggu Viral! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Said-Iqbal-saat-aksi-di-Jalan-Medan-Merdeka.jpg)