Bapera DKI Jajaki Gandeng BIN, MKGR Siapkan Program UMKM untuk Kader di 267 Kelurahan

Bapera DPD DKI Jakarta bersama MKGR DKI Jakarta mulai menyiapkan sejumlah program kolaborasi dengan lembaga pemerintah.

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
JAJAKI KERJA SAMA - Ketua Bapera DPD DKI Jakarta yang juga Ketua MKGR DKI Jakarta, Basri Baco, mulai menyiapkan sejumlah program kolaborasi dengan lembaga pemerintah. Senin (16/3/2026). (Yusuf/TribunJakarta). 


 TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) DPD DKI Jakarta bersama Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) DKI Jakarta mulai menyiapkan sejumlah program kolaborasi dengan lembaga pemerintah.

Bapera saat ini menjajaki peluang kerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN).

Sementara MKGR berencana menggandeng Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia untuk program pemberdayaan UMKM.

Rencana tersebut disampaikan Ketua Bapera DPD DKI Jakarta yang juga Ketua MKGR DKI Jakarta, Basri Baco, saat menghadiri acara buka puasa bersama kader kedua organisasi tersebut.

Kegiatan yang digelar di kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta itu dihadiri sekitar 700 kader.

Acara juga diisi dengan pembagian sembako serta santunan kepada anak yatim.

Selain sebagai kegiatan sosial, momen tersebut dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi kader Bapera dan MKGR hingga tingkat kelurahan di Jakarta.

Basri Baco mengatakan pihaknya saat ini tengah memperkuat struktur organisasi dengan mengonsolidasikan kader di berbagai wilayah ibu kota.

Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama itu juga menjadi sarana untuk melihat kekompakan serta kesiapan kader di tingkat akar rumput.

Ia menyebut undangan yang disampaikan kepada kader dari 267 kelurahan di Jakarta mendapat respons positif.

“Undangan kami sebarkan ke seluruh kelurahan dan responsnya cukup baik. Kehadiran kader juga cukup besar,” ujar Baco, Senin (16/3/2026).

Di tengah proses konsolidasi tersebut, Bapera juga membuka peluang kerja sama dengan BIN.

Baco mengatakan organisasinya diminta membantu tugas-tugas BIN secara informal.

“Ada peluang kerja sama dengan BIN. Kami diminta membantu tugas-tugas mereka secara informal,” kata dia.

Namun demikian, ia menyebut bentuk kerja sama tersebut masih dalam tahap pembahasan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved