DPRD DKI Dukung Pemerataan Bantuan untuk Pemuka Agama dan Tempat Ibadah
DPRD DKI Jakarta menyatakan dukungan terhadap upaya pemerataan bantuan bagi pemuka agama serta tempat ibadah seluruh umat beragama di Jakarta.
TRIBUNJAKARTA.COM - DPRD DKI Jakarta menyatakan dukungan terhadap upaya pemerataan bantuan bagi pemuka agama serta tempat ibadah seluruh umat beragama di Jakarta.
Kebijakan itu dinilai penting untuk memastikan keadilan sosial, memperkuat kerukunan, dan meningkatkan kualitas layanan keagamaan di tengah masyarakat.
DPRD juga mendorong agar penyaluran bantuan dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengapresiasi komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung pemuka agama dan tempat ibadah di Jakarta.
Khoirudin menilai dukungan tersebut tercermin dalam berbagai program bantuan yang telah berjalan, termasuk bantuan operasional tempat ibadah (BOTI) serta dukungan kegiatan keagamaan.
"Secara anggaran, keberpihakan pemerintah kepada para kiai cukup signifikan. Biaya operasional tempat ibadah dan umrah untuk marbut sudah dianggarkan melalui APBD," ujar Khoirudin.
Khoirudin menegaskan bantuan tersebut diberikan lintas agama sebagai bentuk keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Jakarta.
"Bantuan tersebut tidak hanya untuk masjid, tetapi juga gereja, vihara, dan tempat ibadah lainnya," ungkapnya.
Ke depan, Khoirudin berharap distribusi bantuan dapat semakin optimal sehingga seluruh tempat ibadah di Jakarta dapat merasakan manfaatnya.
"Mudah-mudahan ke depan layanan bantuan operasional tempat ibadah akan semakin masif," imbuh Khoirudin.
Hal senada juga disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Ia menegaskan berbagai program bantuan telah disalurkan pemerintah kepada pemuka agama dan pengelola tempat ibadah.
"Bantuan operasional tempat ibadah atau BOTI telah disalurkan. Insentif bagi imam masjid, guru ngaji masjid, guru ngaji musala, marbot masjid, serta petugas pemulasaran jenazah juga telah diberikan," terang Rano.
Rano berharap dukungan tersebut bermanfaat bagi para pemuka agama yang berperan di masyarakat. "Ini merupakan bentuk penghargaan kepada mereka yang selama ini menjaga kehidupan keagamaan," tuturnya.
Menjaga Stabilitas
Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan buka puasa bersama alim ulama, kiai, habaib, ustaz, dan ustazah di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/3).
Kegiatan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para pemuka agama.
| Belajar dari Surabaya, DPRD DKI Kaji Sanksi NIK Nonaktif untuk Orang Tua Telantarkan Anak |
|
|---|
| Tak Cukup Sampai PPSU, DPRD DKI Minta Dishub dan Satpol PP Diberi Sanksi di Kasus Foto AI JAKI |
|
|---|
| Ketua DPRD DKI Jakarta Ingatkan WFH ASN Jumat Tak Ganggu Pelayanan Publik |
|
|---|
| Wagub Rano Bakal Berkantor di Kota Tua, Revitalisasi Kawasan Bersejarah Jakarta Dikebut |
|
|---|
| Ketua DPRD DKI Soroti Efektivitas JAKI, Minta Aduan Warga Ditindak Nyata Bukan Sekadar Formalitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/BUKA-PUASA-BERSAMA-Ketua-DPRD-DKI-Jakarta-Khoirudin333.jpg)