WFH DKI Berlaku Mulai Hari Ini, Pramono Pastikan Pelayanan Publik Tetap Normal
Kebijakan WFH ASN mulai efektif pada April ini dengan porsi pegawai yang bekerja dari rumah berkisar 25 persen hingga 50 persen.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal di hari pertama penerapan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Adapun kebijakan ini mulai efektif pada April ini dengan porsi pegawai yang bekerja dari rumah berkisar 25 persen hingga 50 persen.
“Jakarta sudah membuat instruksi Sekda, rangenta antara 25 sampai 50 persen dan berlaku mulai dengan tanggal 1 April kemarin. Tapi, karena minggu lalu adalah hari libur, kami efektif laksanakan pada hari ini,” ucapnya di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).
Pelayanan Publik Tetap Jadi Prioritas
Meski sebagian ASN bekerja dari rumah, Pramono memastikan seluruh sektor pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa.
Ia menegaskan, layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti kesehatan hingga pendidikan tidak boleh ikut terdampak kebijakan WFH.
“Bagi Jakarta semuanya akan dijalankan, kecuali hal yang berkaitan dengan pelayanan publik. Saya tetap minta mereka untuk bekerja seperti biasa,” ujarnya.
Dengan penegasan ini, warga Jakarta tetap dapat mengakses layanan tanpa hambatan selama masa penerapan WFH setiap hari Jumat.
Pengawasan Tetap Diperketat
Pramono menambahkan, Pemprov DKI juga memastikan pelaksanaan WFH akan tetap diawasi agar tidak mengganggu kualitas layanan kepada warga.
Ia pun menjamin infrastruktur pengawasan di Jakarta sudah cukup kuat untuk memantau penerapan kebijakan tersebut.
“Ya pengawasannya kalau di Jakarta yang gitu kan infrastrukturnya sudah cukup kuat,” kata Gubernur Pramono.
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
| Pramono Dorong Pengolahan Sampah Lewat Ratusan Biopori Jumbo di Jaktim jadi Percontohan |
|
|---|
| Muncul "Pulau Sampah" di Muara Angke, Gubernur Pramono Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Bukan Sekadar Filosofi 'Melukis Langit', Pramono Buka-Bukaan Cara Memimpin Jakarta dari Ruang Rapat |
|
|---|
| Jakarta Buka 2.843 Lowongan Kerja, Bersihkan Saluran Hingga Angkut Sampah |
|
|---|
| Pramono Siapkan Lomba Pilah Sampah untuk Pelaku Usaha di Jakarta, Pemenang Dapat Insentif Pajak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Pramono-Anung-tinjau-proyek-pembangunan-pompa-air-di-Ancol.jpg)