Demo di Jakarta

Dagangan Diborong, Rezeki Nomplok Pedagang Kaki Lima di Demo Mahasiswa 

Demo mahasiswa di Jakarta rupanya menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi para pedagang kaki lima, dagangan mereka diborong!

Tayang:
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Rr Dewi Kartika H
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
REZEKI NOMPLOK PEDAGANG - Sejumlah pedagang kaki lima mendapatkan rezeki nomplok saat hadir di Kawasan Bundaran HI, dagangan mereka diborong habis relawan, Jumat (12/6/2026).  

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Demo mahasiswa di Jakarta rupanya menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi para pedagang kaki lima, dagangan mereka diborong untuk logistik peserta aksi. 

Meski massa utama peserta aksi diblokade di Jalan Jenderal Sudirman, situasi di kawasan Hotel Indonesia (HI) tetap ramai didatangi warga. 

Mereka terdiri dari relawan dan elemen masyarakat yang ingin ikut meramaikan dan membantu aksi unjuk rasa mahasiswa. 

Keramaian ini yang coba dimanfaatkan sejumlah pedagang untuk berjualan, mereka sengaja datang ke Bundaran HI berharap jualannya laris manis. 

Beberapa bahkan benar-benar mendapatkan rezeki nomplok, dagangan mereka diborong untuk dibagi-bagikan ke warga. 

Hal ini daialami Ade, pedagang es doger, dia tampak sibuk melayani warga mulai dari ojol, pengendara yang melintas hingga warga yang memadati kawasan Bundaran HI. 

Ade mengatakan, dia awalnya sengaja datang ke Bundaran HI setelah mendapat kabar ada demo mahasiswa. 

"Awalnya dapat kabar ada demo, saya biasanya dagang di Dukuh Atas, abis jumatan saya ke sini, (Bundaran HI)," kata Ade. 

Dia sempat kucing-kucingan dengan petugas Satpol PP karena dilarang mangkal di Bundaran HI, tetapi dia berhasil cari jalan alternatif sampai bisa menembus rencana titik kumpul konsentrasi massa. 

Setibanya di Kawasan Bundaran HI, dagangan Ade sudah laris 100 gelas. Tiba-tiba datang laki-laki dari relawan menawarkan agar dagangannya diborong untuk dibagi-bagikan. 

"Pas sudah habis 100 gelas, ada orang tuh laki-laki, 'Bang, bisa diborong nggak?', 'Bisa!'. Seadanya itu dikasih Rp200 (ribu). Lebih sih, tapi ya sudahlah biarin, bayar saja Rp200 (ribu). Sudah habis jadinya," ucap Ade. 

Dalam sekejap, dagangan Ade ludes. Dia pulang bisa pulang lebih cepat dengan wajah semringah sambil mendorong gerobaknya menjauh dari Bundaran HI. 

Hal yang sama dirasakan Obed, pedagang es krim asal Bogor. Dia sengaja jauh-jauh datang ke Bundaran HI untuk jualan di tengah aksi unjuk rasa.

"Dari Bogor naik kereta, saya biasanya mangkal di Alun-alun Kota Bogor, sengaja ke sini," kata Obed. 

Obed juga sama, dagangannya diborong relawan aksi unjuk rasa seharga Rp500 ribu untuk dibagi-bagikan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved