Tragedi Driver Ojol Dibakar oleh Penumpang, Aksi Steven Guling-gulingan Demi Bertahan Hidup
Driver ojol bernama Steven Charles Ricky (48) dibakar hidup-hidup oleh penumpangnya sendiri. Aksi Steven berguling-guling demi bertahan hidup.
"Bercak darah itu mungkin karena pembuluh darahnya pecah," ucap Jamil yang tinggal cukup jauh dari rumah korban.
Cium Bau Busuk
Jamil mengatakan, korban ditemukan meninggal setelah ada laporan warga.
Warga tersebut merasa curiga setelah mencium aroma tidak sedap ketika sedang menyapu halaman rumah.
"Ada warga yang datang ke rumah melaporkan ada bau di rumahnya, begitu ke rumahnya, sudah ada mayat," kata Jamil, Sabtu.
Jamil mengatakan, Ibad memang tinggal sendirian di rumah tersebut.
Namun tak setiap hari ia berada di rumahnya sehingga warga tak terlalu memerhatikan keberadaannya.
"Almarhum , juga sering menginap dirumah anaknya di Ciledug, jadi jarang pulang," kata Jamil saat dihubungi, Minggu (12/10/2025).
Jamil sendiri mengaku terakhir kali melihat Ibad pada Rabu (8/10/2025) malam di mana saat driver ojol itu sedang berada di depan masjid.
Sepenglihatannya kala itu, tak terlihat bahwa Ibad tengah sakit.
"Terakhir ketemu pas Rabu malam kira-kira jam 9.30 malam di depan masjid," kata Jamil.
Jamil mengatakan, dirinya diberitahu oleh adik korban pada Sabtu pagi bahwa tercium aroma tak sedap dari rumah Ibad.
"Di sebelah rumah korban ini rumah adik kandungnya. Adiknya juga yang melapor ke saya," kata Jamil.
Ibad dipastikan meninggal dunia bukan karena ada unsur kejahatan melainkan karena sakit.
Hal itu diperkuat dengan hasil visum terhadap jenazahnya.
"Terkait kematian di karenakan karena sakit yang dialami almarhum tersebut dan meninggalkan di rumah dari dua hari sebelum ditemukan," ujar Ferry selaku kerabat korban.
Ferry mengatakan saat ini jenazah Ibad telah dimakamkan di TPU Kemanggisan.
"Setelah selesai visum almarhum langsung dikuburkan di TPU Kemanggisan," ujarnya.
Kendati begitu, ia mengaku pihak keluarga tak mengetahui bahwa selama ini Ibad mengalami sakit.
"Saya sendiri tidak tahu pasti (sejak kapan sakit) karena informasi yang didapat almarhum ini tidak bilang kalau dirinya sakit," kata Ferry.
Saat ini korban sudah dibawa ke RSCM Salemba Jakarta Pusat untuk keperluan penyelidikan.
Kapolsek Palmerah Jakarta Barat Kompol Gomos Simamora menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat ini.
“Korban dibawa ke RSCM,” ujar Gomos saat dikutip dari Kompas.com, Sabtu (11/10/2025).
Berita Terkait
- Baca juga: Jejak Terakhir Ojol Lansia di Kemanggisan, Ketua RT Ungkap Pertemuan Terakhir di Depan Masjid
- Baca juga: Ojol Lansia Tewas Sebatang Kara di Rumahnya, Ibad Tak Pernah Curhat Sakit ke Keluarga
- Baca juga: Libatkan Ojol, Kapolres Metro Jakarta Pusat Resmikan Gerai Rakyat Mart di Karet Tengsin
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/DRIVER-OJOL-DIBAKAR-Pihak-kepolisian.jpg)