Cerita Kriminal

Ada Chat Pria Lain di Kasus Pembunuhan Ibu Hamil Muda di Hotel Palembang

Di kasus pembunuhan Anti Puspitasari di sebuah hotel di Palembang, ada benang merah temuan polisi dan kesaksian Adi Rosiadi, suami korban.

|
Editor: Y Gustaman
Kolase TribunJakarta.com/Tribun Sumsel
POLISI BURU TEMAN DEKAT - Polrestabes Palembang sudah mengantongi bukti rekaman CCTV di balik penemuan mayat Anti Puspita (22) di sebuah kamar hotel di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (11/11/2025). Pria lain yang check in bersama korban kini sedang diburu. Suami korban, Adi Rosiadi masih terpukul atas kejadian ini. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALEMBANG - Ada benang merah keterlibatan pria lain di kasus penemuan mayat Anti Puspitasari di sebuah kamar Hotel Lendosis, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (11/10/2025).

Dari CCTV hotel yang didapat Satreskrim Polrestabes Palembang, korban yang lagi hamil muda itu terekam bersama pria bukan suaminya saat check in pukul 16.00 WIB sehari sebelumnya.

Berikut sejumlah fakta di balik kasus pembunuhan Anti Puspitasari hasil kurasi TribunJakarta.com dari berita Tribun Sumsel dengan topik Mayat Wanita di Hotel Palembang

Jejak Chat Pria Lain

Penjelasan polisi soal pria lain sejalan dengan kesaksian orang dekat korban. Awal pekan ini Adi Rosiadi pernah blak-blakan bercerita di ponsel istrinya ada chat pria lain.

Pasangan Adi dan Anti dikaruniai anak berusia satu tahun delapan bulan. Tapi pernah ada momen Adi bertengkar perkara istrinya berkomunikasi dengan pria lain.

"Pernah tahu (ada chat pria lain). Tapi setelah dia mengandung anak, saya tidak marah lagi," tutur Adi ditemui di rumah duka Jalan Tegal Binangun, Plaju, Palembang, Senin (13/10/2025).

Setelah itu, hari-hari rumah tangga Adi dan Anti berlalu seperti biasa. Saban keluar rumah, Anti selalu pamit kepada orangtua dan suaminya.

Teman Dekat Diburu

Apakah pria yang pernah terekam berkomunikasi via chat dengan korban adalah orang yang sama saat check in dengan korban di Hotel Lendosis masih diselidiki polisi. 

Kapolrestabes Palembang Kombes Harryo Sugihhartono hanya memastikan, hasil penyelidikan awal ditemukan dua tindak pidana yang dialami korban.

"Adanya pencurian kendaraan, penganiayaan dengan kekerasan dan yang patut diduga adanya tindakan seksual," ujar Harryo pada Selasa (14/10/2025). 

Polisi masih memburu pria yang bersama Anti saat check in di hotel. Setelah penemuan mayat korban, sepeda motor korban juga raib dibawa kabur. 

Fakta dari Kamar Hotel

Polisi mendapatkan laporan korban sudah tewas dengan kondisi terbaring di lantai, badan tertutup seprei, kedua tangan terikat jilbab, dan mulut tersumpal pakaian dalam.

Korban diduga mendapatkan kekerasan seksual setelah polisi menemukan jenazahnya hanya mengenakan lingerie berdasar olah tempat kejadian perkara.

Karyawan hotel yang pertama menemukan korban sudah meninggal karena sudah melebihi batas check out. Saat mengetuk pintu, penghuni tak merespon dari dalam kamar. 

Korban didapati sudah meninggal ketika karyawan hotel membuka kamar dengan kunci duplikat tepat pukul 15.00 WIB.  

Hasil Pemeriksaan Forensik

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved