Cerita Kriminal
Ada Chat Pria Lain di Kasus Pembunuhan Ibu Hamil Muda di Hotel Palembang
Di kasus pembunuhan Anti Puspitasari di sebuah hotel di Palembang, ada benang merah temuan polisi dan kesaksian Adi Rosiadi, suami korban.
Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang, Indra Syakti Nasution, menyebut ada luka lebam di pipi dan leher berdasar hasil visum korban.
Hasil pemeriksaan luar, korban hamil trimester pertama: payudara korban mengeluarkan cairan dan bagian sensitif tubuhnya ada tanda-tanda kehamilan muda.
Sementara di paha dan kaki ditemukan bekas darah, namun belum dapat dipastikan apakah darah tersebut berasal dari korban atau orang lain.
“Untuk bagian paha dan kaki yang ada darahnya, kita belum tahu apakah darah si wanita atau lelaki. Tidak ditemukan luka di area tersebut,” imbuh Indra.
Sempat Cari Orderan
Sehari-hari Anti ikut membantu ekonomi keluarganya. Selain suami bekerja, Anti menjadi kurir aplikasi makanan dan ojek online.
Sebelum kejadian, Anti sempat mengantar Adi bekerja sebagai office boy di salah satu supermarket di Jalan Radial. Kepada suaminya, Anti mengaku ingin mencari orderan.
Cerita Adi dikuatkan dengan kesaksian ayah mertuanya, Agus Nasi (56). Kepada ayahnya, Anti pamit mau mengantar Adi bekerja pada Jumat (10/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Sampai malam tak ada kabar dari Anti. Keluarga gelisah, ponsel Anti tak aktif saat dihubungi. Adi lalu mencari tahu keberadaan istrinya tapi tak dapat informasi apapun.
Besoknya jam lima sore, Adi terkejut bukan main. Dari balik telepon, ayah mertua mengabarkan Anti ditemukan meninggal di kamar hotel. "Saya begitu syok, rasanya tidak percaya. Ini seperti mimpi saja," ungkap Adi.
Tangisan Anak Semata Wayang
Keluarga sudah memakamkan Anti di TPU Talang Petai Palembang, Minggu (12/10/2025). Adi terpukul istrinya yang sedang hamil tewas usai check in dengan pria lain.
Sejak kematian Anti, Adi mau tak mau menata hatinya lebih tegar. Terlebih, harus mendengar tangisan anak semata wayangnya yang masih kecil karena mencari ibunya.
"Tiap malam anak suka rewel dan menangis menanyakan ibunya," kata Adi saat prosesi ekshumasi istrinya di TPU Talang Petai, Palembang, Selasa (14/10/2025).
Adi mengamati dari jauh. Ia tak kuat melihat makam Anti dibongkar untuk proses ekshumasi karena ada kejanggalan di balik kematiannya. Hasil ekshumasi membuktikan kematian Anti kehabisan oksigen karena mulut disumpal oleh pelaku.
"Saya sedih melihat makam istri dibongkar seperti ini, tetapi mau gimana lagi, ini harapan kami agar pelaku cepat tertangkap dan dihukum mati," kata Adi.
Ringkasan Berita:
- Adi Rosiadi menemukan jejak chat pria lain di ponsel Anti Puspitasari sebelum hamil
- Polisi memburu pria lain yang chek in bareng Anti di Hotel Lendosis Palembang
- Keseharian Anti menjadi kurir aplikasi makanan dan ojek online untuk bantu ekonomi
- Anak semata wayang Adi dan Anti terus menanyakan ke mana ibunya
- Hasil ekshumasi, Anti meninggal kehabisan oksigen karena mulutnya disumpal pelaku
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
Anti Puspitasari
Adi Rosiadi
Polrestabes Palembang
Harryo Sugihhartono
Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang
Indra Syakti Nasution
Hotel Lendosis
| Sisi Gelap Klub Malam Jakbar Terbongkar, ‘Kode Merah’ Jadi Sinyal Room Fantasi VIP Khusus Narkoba |
|
|---|
| Bareskrim Bongkar Modus Peredaran Narkoba di 2 Tempat Hiburan di Jakbar, Ada Napi Terlibat |
|
|---|
| Dikenal Alim, Tukang Rujak di Kebon Jeruk Digerebek Massa usai Diduga Lecehkan Anak Sekolah |
|
|---|
| Begal Sadis di Palmerah Jakbar Ditangkap, Si Gembel Ternyata Kurir Narkoba |
|
|---|
| 4 WNA China Terlibat Peredaran Vape Etomidate di Penjaringan, Diduga Jaringan Internasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Kasus-kematian-ibu-hamil-muda-di-hotel-Palembang.jpg)