Viral di Media Sosial

Rocky Gerung Puji Setinggi Langit Gubernur Banten Tindak Kepsek SMAN 1 Cimarga: "Jangan Dibully"

Rocky memuji setinggi langit langkah Gubernur Banten, Andra Soni yang dianggapnya tegas sekaligus berpihak terhadap siswa. 

Kompas.com/Rizky Syahrial dan Kompas.com/Rasyid Ridho
PUJI GUBERNUR BANTEN - Pengamat politik, Rocky Gerung, memuji langkah Gubernur Banten, Andra Soni dalam menangani kasus penamparan yang diduga dilakukan Kepsek SMAN 1 Cimarga terhadap seorang siswanya karena ketahuan merokok. (Kompas.com/Rizky Syahrial dan Kompas.com/Rasyid Ridho). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pengamat politik, Rocky Gerung, turut menyoroti soal pencopotan Kepala SMAN 1 Cimarga, Banten, yang diduga melakukan penamparan terhadap siswa karena ketahuan merokok di lingkungan sekolah. 

Rocky memuji setinggi langit langkah Gubernur Banten, Andra Soni yang dianggapnya tegas sekaligus berpihak terhadap siswa. 

"Sudah betul tindakan Gubernur Banten yang mendisiplinkan kepala sekolahnya," kata Rocky Gerung seperti dikutip dari YouTubenya pada Rabu (15/10/2025). 

Keputusan tersebut menunjukkan keberanian pemerintah dalam menegakkan perlindungan terhadap peserta didik. 

"Gubernur Banten, dia bagus betul, dia memulai satu upaya untuk memihak pada si murid, karena si murid itu dianiaya maka yang mesti kena sanksi adalah gurunya dan terutama adalah kepala sekolahnya. Itu udah bener tuh," lanjutnya.

Rocky pun meminta agar masyarakat tidak menghujat tindakan Gubernur Banten tersebut atas keputusannya.

"Jadi, jangan bully gubernurnya, karena gubernur udah bener," tambahnya. 

Kasus semacam ini, kata Rocky, semestinya dibawa ke mekanisme resmi seperti sidang etik atau sidang disiplin. 

Rocky mengecam tindakan kekerasan kepala sekolah tersebut. 

"Dalam kasus ini, harus dibawa pada persidangan etik atau persidangan disiplin, yaitu semacam pengadilan. Dan dalam pengadilan baru diputuskan sanksi apa yang mesti diberikan pada si murid," pungkasnya. 

Kekerasan bukan solusi

Menurut Rocky, tindakan kekerasan Dini terhadap siswa tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apapun meski siswa tersebut terbukti bersalah. 

Ia mengatakan persoalan utamanya bukan soal merokok, tetapi bagaimana sikap pihak sekolah dalam menegakkan kedisiplinan. 

"Ada aturan bahwa dilarang merokok, dilarang merokok ada sanksinya tuh, tetapi bukan itu masalahnya, masalahnya kemudian netizen mem-bully si murid. Korban didukung teman-temannya menganggap bahwa tindakan itu adalah tindakan yang tidak pedagogis. Kepsek tidak boleh melakukan kekerasan terhadap murid, kan berlaku prinsip, guru kencing berdiri, murid kencing berlari," kata Rocky dikutip dari YouTube Rocky Gerung Official yang tayang pada Rabu (15/10/2025).

Tindakan kekerasan fisik terhadap siswa oleh kepala sekolah justru dapat memunculkan efek buruk terhadap wibawa pendidikan. 

Meskipun terbukti salah karena melanggar, murid juga memiliki hak untuk tidak diperlakukan secara semena-mena. 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved