Kecelakaan Hari Ini

Kecelakaan Hari Ini di Semarang: Pemotor Tewas Tertabrak KA Harina di Perlintasan Kokrosono

Kecelakaan maut terjadi di perlintasan rel sebidang Jalan Kokrosono, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jumat (3/4/2026) sore.

Tayang:
(SHUTTERSTOCK/Skyward Kick Productions)
TEWAS KECELAKAAN - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan rel sebidang Jalan Kokrosono, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jumat (3/4/2026) sore. (SHUTTERSTOCK/Skyward Kick Productions). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan rel sebidang Jalan Kokrosono, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jumat (3/4/2026) sore.

Seorang pemotor berinisial S (66), warga Panggung Kidul, Semarang Utara, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Harina.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di perlintasan JPL 05 Km 1+5, petak jalan Semarang Poncol–Jerakah.

Saat kejadian, KA Harina relasi Bandung-Surabaya Pasarturi melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan sekitar 80 km/jam.

Berdasarkan keterangan petugas dan saksi di lokasi, korban diduga nekat menerobos palang pintu perlintasan yang sudah tertutup.

Penjaga perlintasan, Mustafirin, menyebutkan bahwa palang sudah dalam kondisi aman tertutup lebih dari dua menit sebelum insiden terjadi.

“Dari utara itu palang sudah tutup aman. Tapi bapaknya tetap menerobos. Kereta sudah dekat,” kata dia kepada Tribunjateng.com.

Ia menambahkan, korban sempat terlihat ragu saat melintas di perlintasan.

Korban diduga hendak melaju, namun mendadak mengerem saat sudah terlalu dekat dengan rel.

"Seperti ragu-ragu, mau bablas atau mau mundur, tapi akhirnya ngerem. Nah pas ngerem itu roda depan sudah masuk rel, akhirnya kena kereta," imbuh dia.

Kondisi lokasi yang memiliki jarak pandang terbatas akibat tertutup jembatan juga diduga menjadi faktor yang membuat korban tidak menyadari kedatangan kereta.

Masinis KA Harina diketahui telah membunyikan klakson peringatan berulang kali sebelum kejadian.

Warga sekitar pun sempat berteriak memperingatkan korban, namun tabrakan tidak dapat dihindari.

Benturan terjadi pada bagian depan sepeda motor Honda Supra yang dikendarai korban.

Akibatnya, korban terpental sejauh sekitar 3 hingga 4 meter dan mengalami luka serius di bagian kepala.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved