Ramadan 2026
Pesan Menyentuh Ramadan dari Nasaruddin Umar: Kendalikan Lidah, Diam Itu Emas
Salah satu hikmah puasa ialah melatih diri untuk diam. Ada pepatah kuno mengatakan: Diam adalah emas dan bicara adalah perak.
Berlatih Untuk Diam
Oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar
TRIBUNJAKARTA.COM - Salah satu hikmah puasa ialah melatih diri untuk diam. Ada pepatah kuno mengatakan: Diam adalah emas dan bicara adalah perak.
Kita bisa setuju atau tidak dengan pepatah ini tetapi yang pasti kita sendiri sering kali menyesal karena terlalu banyak bicara.
Kita juga sering bersyukur karean bisa bersikap diam dan mengendalikan diri sehingga terbebas dari fitnah dan marabahaya. Kita juga sering setuju dengan pernyataan: Kita lebih gampang disuruh bicara ketimbang disuruh diam.
Yang pasti mungkin semuanya kita pernah memilih diam sebagai jawaban yang paling tepat.
Dalam Alquran juga disebutkan Nabi Zakaria pernah mengalami hal ini sebagaimana diungkapkan dalam Surah Maryam.
Ia sangat berhasrat memiliki anak.
Ia tak pernah berhenti berdoa meskipun usianya sudah tua dan isterinya juga demikian.
Sebagai wujud tanda syukur dan sekaligus nazar sekiranya ia berhasil dikaruniai anak maka ia akan berpuasa biara selama tiga hari, sebagaimana disebutkan dalam Alquran: “Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda".
Tuhan berfirman:
"Tanda bagimu ialah bahwa kamu tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal kamu sehat". (Q.S. Maryam/19:10).
Akhirnya doanya dikabulkan dan Nabi Zakariya pun menunaikan nazarnya dengan berpuasa bicara selama hari yang ditentukan.
Diam atau puasa bicara bukan pekerjaan mudah bagi orang normal.
Namun Allah SWT selalu mengingatkan kita agar hati-hati soal bicara, sebagaimana firman-Nya: