Tak Cuma Warung Bayar Seiklhasnya, Seno Eks Radja Juga Punya Usaha Konsep 4 in 1 dalam Satu Ruko

Usai keluar dari band Radja, nama Seno Aji Wibowo mencuat sebagai pelaku usaha kuliner

Tayang:
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra/Elga Hikari Putra
USAHA BARU - Keluar dari band Radja, Seno Aji Wibowo kini memulai berbagai macam usaha, mulai dari kuliner, studio balet hingga studio musik di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Usai keluar dari band Radja, nama Seno Aji Wibowo mencuat sebagai pelaku usaha kuliner yang menghadirkan konsep unik yakni makan sepuasnya, bayar seikhlasnya.

Bersama sang istri, Femia Septiani, Seno membuka Tjahaya District, sebuah ruko empat lantai di Jalan Boulevard Timur Blok NB 1, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Menariknya, Tjahaya District bukan hanya soal warung makan.

Di dalam satu ruko itu, Seno dan Femia menghadirkan empat aktivitas sekaligus yakni warung makan, studio balet, studio musik hingga tempat biliar.

Di lantai dua, Seno bekerja sama dengan On Point Ballet School dari Bekasi untuk membuka cabang di Kelapa Gading. Ada juga kelas kontemporer serta penyewaan studio.

Di lantai tiga, Seno kembali bersentuhan dengan dunia musik. Meski tidak lagi menjadi drummer Radja, ia justru memperluas ilmu baru.

“Tadinya DAW aja nggak ngerti, routing kabel nggak ngerti. Sekarang jadi tahu. Banyak hal yang dipelajari,” ujar Seno saat berbincang dalam program Lokal Experience TribunJakarta.com beberapa waktu lalu.

Studio ini sudah mulai menerima pelanggan rekaman dan sedang menggarap beberapa project musik.

USAHA BARU
USAHA BARU - Keluar dari band Radja, Seno Aji Wibowo kini memulai berbagai macam usaha, mulai dari kuliner, studio balet hingga studio musik di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
USAHA KULINER - Eks drummer Radja, Seno Aji Wibowo kini beralih profesi terjun ke bisnis kuliner dengan konsep bayar sepuasnya. TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA
USAHA KULINER - Eks drummer Radja, Seno Aji Wibowo kini beralih profesi terjun ke bisnis kuliner dengan konsep bayar sepuasnya. TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA/Elga Hikari Putra)

Lantai paling atas dijadikan tempat hiburan. Pengunjung bisa makan, belajar, lalu menikmati hiburan di lantai empat.

Ternyata, di tiap usaha itu merupakan tanggung jawab dari masing-masing anggota keluargannya.

"Warung kuliner ini yang pegang istri saya, karena kebetulan beliau memang suka masak. Untuk studio balet itu yang ngajarnya anak saya.

Kemudian yang studio musik itu saya sekalian belajar jadi produser. Dan yang biliar itu anak saya yang laki yang kelola," tutur Seno.

Fans Radja Juga Datang

Sejak membuka Tjahaya District pada 10 Oktober, Seno mengakhiri kariernya bersama Radja hanya delapan hari setelahnya. Para fans pun mendatangi ruko itu.

“Fans pada datang, tanya kenapa resign. Minggu depannya mereka datang lagi sekalian silaturahmi,” kata Seno.

‘Cahaya’ untuk Semua

Femia menjelaskan, pemilihan nama Tjahaya District punya makna tersendiri.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved