TOPIK
Kisah Pilu Badut Difabel
-
Joni (54) si badut difabel bercerita mengenai perjuangannya bertahan hidup saat pandemi Covid-19. Jual ponsel Rp 700 ribu buat makan sebulan.
-
Joni (54) si badut difabel bercerita mengenai kekecewaannya kepada pelawak Ucok Baba yang merupakan teman seperjuanganya.
-
Sebelum mengais rezeki di pinggiran Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, Taher Suhendar (54) kerap muncul dalam acara komedi di stasiun TV swasta.
-
Pernah disawer uang dollar, Joni juga pernah dilempar uang seribuan oleh seseorang membuatnya merasa sangat hina.
-
Kehidupan kelam Joni si badut difabel terkuak. Dulu ia kerap nongol di TV bareng Komeng dan Adul. Hidup sengsara saat Covid-19.
-
Joni (54) si badut difabel yang mengais rezeki di kawasan Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, tengah menjadi perbincangan karena kisah hidupnya.
-
Usianya sudah masuk kepala lima tetapi masih eksis dalam memburu rupiah dengan mengemis.
-
Joni (54) si badut difabel bercerita dahulu ia adalah teman seperjuangan komedian Ucok Baba. Lalu Joni kini merasa kecewa.
-
Di program stasiun televisi tersebut, perannya cukup vital karena sering muncul dan banyak menampilkan adegan-adegan lucu di atas panggung.
-
Tak jarang, pengunjung yang melintas di depan Mal Taman Anggrek kerap menyisihkan sedikit rezekinya untuk diberikan kepada Joni.
-
Cerita pilu terungkap dari sosok difabel bernama Joni (54) yang menjadi badut demi mengais rupiah.
-
Terkuak awal mula seorang difabel bernama Joni (54) memakai kostum badut, lalu mengemis di daerah Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat.
-
Seorang pengemis difabel berkostum badut bernama Joni (54) tengah menjadi sorotan masyarakat.
-
Di usianya yang tak lagi muda, Joni kini berjuang menyambung hidup dengan mengharap iba dari masyarakat yang melintas.
-
Bahkan, bila benar demikian, pria yang kini menyambung hidup sebagai badut difabel itu memaafkan kesalahan orang tuanya.
-
Seorang pengemis difabel berkostum badut tengah menjadi sorotan masyarakat usai berkisah tentang hidupnya nan pilu.