Petugas Tembak Bandar 5,5 Kilogram Sabu di Jembatan Suramadu, Terpantau Sejak di Kepulauan Riau
Petugas BNNP Jatim menyita 5,5 kilogram dari tangan Nandi Tri Misyar (32) di akses masuk jembatan Suramadu, Surabaya, Selasa (6/3/2018).
Laporan Wartawan Surya, Fatkul Alami
TRIBUNJAKARTA.COM, SURABAYA - Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur menyita 5,5 kilogram dari tangan Nandi Tri Misyar (32) di akses masuk jembatan Suramadu Surabaya pada Selasa (6/3/2018).
Pria asal Probolinggo itu membawa sabu dari Kepulauan Riau menaiki KM Doloronda dan turun di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
"Setelah turun dari kapal, pelaku ini menyewa mobil tujuan ke Madura. Kami ikuti terus sampai ke pintu tol masuk jembatan Suramadu," ujar Kepala Pemberantasan BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra, Selasa (6/3/2018).
Saat digeledah petugas menemukan lima paket besar dan dua paket kecil sabu.
Barang haram tersebut rencananya bakal dibawa ke Madura.
Baca: Sempat Jadi Obat Relaksasi Otot, Begini Alasan Badan POM Larang Peredaran PCC
"Tapi pelaku tak kooperatif, saat kami mau mengembangkan dan membawa pelaku, ternyata dia berontak dan melawan. Kami akhirnya menembaknya," tegas Wisnu.
Petugas BNNP Jatim sudah mengendus keberadaan pelaku sejak di Kepulauan Riau.
Dia hendak masuk ke Surabaya guna mengirimkan sabu yang dipesan seseorang di Madura.
Baca: Tukinem Tewas Akibat Ritual Aneh Putrinya: Dicekoki Air 30 Menit dan Mulut Disumpal Ikan Teri
"Kami sudah melacaknya sejak di Kepulauan Riau hingga menuju ke Surabaya dengan naik kapal laut," terang Wisnu.
BNNP Jatim masih memeriksa dan mengembangkan kasus ini.
Termasuk siapa jaringan yang terlibat dalam pengiriman 5,5 kilogram sabu dari Kepulauan Riau ke Madura.