TribunJakarta/

Beberapa Oknum Pejabat Coba Terobos Ganjil Genap Tol Cibubur, Petugas Sempat Debat Sengit

"Memang rata-rata pejabat, kalau mereka mau ganti plat pakai plat merah enggak apa-apa," ujar seorang petugas di lokasi.

Beberapa Oknum Pejabat Coba Terobos Ganjil Genap Tol Cibubur, Petugas Sempat Debat Sengit
Tribunjakarta/Dionisius
Hari pertama penerapan ganjil-genap di Gerbang Tol Cibubur 2, Senin (15/4/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIBUBUR - Beberapa oknum pejabat dengan plat nomor kendaraan berawalan RF terlihat mencoba menerobos penjagaan pihak kepolisian di depan Mall Cibubur Junction pada hari pertama penerapan ganjil-genap di Gerbang Tol Cibubur 2, Senin (15/4/2018).

Dari pantau TribunJakarta.com di lokasi, sekira lima kendaraan berplat khusus tersebut terlibat adu debat dengan petugas kepolisan dan memaksa masuk ke jalan tol.

Baca: Siapa Saksi Meringankan yang Dihadirkan Tiga Terdakwa Bos First Travel di Persidangan Hari Ini?

"Memang rata-rata pejabat, kalau mereka mau ganti plat pakai plat merah enggak apa-apa," ujar seorang petugas di lokasi.

Seperti yang dilakukan seorang pejabat yang menggunakan mobil berjenis Honda Civic, ia terpaksa harus mengganti plat hitam nomor kendaraannya dengan plat merah agar diizinkan masuk ke dalam tol.

Hari pertama penerapan ganjil-genap di Gerbang Tol Cibubur 2, Senin (15/4/2018)
Hari pertama penerapan ganjil-genap di Gerbang Tol Cibubur 2, Senin (15/4/2018) (Tribunjakarta/Dionisius)

Adu debat sengit juga sempat terjadi di antara petugas gabungan dengan seorang oknum pejabat yang mengendarai mobil SUV jenis Mitsubishi Pajero.

Oknum pejabat dengan kendaraan berplat nomor B 1041 RFZ tersebut terlihat memaksa penerobos barikade polisi yang menghalanginya.

"Peraturan enggak jelas, merugikan masyarakat," keluh oknum pejabat tersebut saat ditanya awak media.

Ia tetap keukeh ingin masuk menuju tol karena memiliki bukti berupa STNK kendaraan dinas berpelat hitam dan merah.

"Ini saya punya STNK plat merah kendaraan dinas dan STNK plat hitam juga kendaraan dinas," ucapnya.

Petugas berusaha menjelaskan kepada pengendara tersebut bila ingin masuk tol, sebaiknya mengganti plat hitamnya dengan plat merah.

Tetapi oknum pejabat tersebut tetap tidak ingin mengganti plat nomor kendaraanya sehingga sempat menimbulkan kemacetan.

Selang beberapa menit kemudian, akhirnya pengemudi tersebut mengarahkan kendaraanya menuju jalan alternatif yang telah ditunjukkan oleh petugas.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help