Kerap Alami Kerontokan Rambut? Hati-hati, Itu Ciri-ciri Penyakit Hipertiroid
Ciri lain yang juga bisa tampak nyata ialah terjadinya kekeringan kulit yang sering.
TRIBUNJAKARTA.COM - Hipertiroidisme adalah kondisi tiroid yang terlalu aktif sehingga menghasilkan terlalu banyak hormon tiroksin.
Hipertiroidisme dapat mempercepat metabolisme tubuh secara signifikan, menyebabkan penurunan berat badan mendadak, detak jantung yang cepat atau tidak teratur, berkeringat, dan gugup atau lekas marah.
Perempuan diketahui memiliki risiko kejadian lebih tinggi.
Baca: Marissa Nasution Melahirkan Anak Pertama, Potret Bayinya Lucu dan Menggemaskan
Satu dari delapan wanita akan mengembangkan masalah tiroid selama hidupnya.
Selain tanda-tanda yang telah diungkapkan di atas, ada juga ciri khusus hipertiroid pada perempuan.
Gejala khas pada perempuan, yakni masalah pada periode menstruasi.
Hormon tiroid yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat membuat menstruasi menjadi tidak teratur atau abnormal.
Penyakit tiroid juga dapat menyebabkan menstruasi bisa berhenti selama beberapa bulan atau lebih lama.
Kondisi tersebut disebut amenorrhea.
Kondisi ini juga diketahui memiliki kaitan dengan keadaan indung telur.
Parahnya, kondisi ini justru bisa menyebabkan menopause dini, yakni sebelum usia 40.
Baca: Demi Menyelamatkan Diri dari Lava, Pria Ini Terjebak 12 Hari di Garasi
Ciri lain yang juga bisa tampak nyata ialah terjadinya kekeringan kulit yang sering.
Hypothyroidism mengarah ke kalsifikasi kulit sehingga menyebabkannya tampak tebal, sangat kering, dan bersisik dalam segi tekstur.
Ciri lainnya ialah terjadinya kerontokan rambut.
Hal ini karena pertumbuhan rambut tergantung pada berfungsinya kelenjar tiroid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/perempuan3_20180407_120323.jpg)