BPOM Informasikan Kandungan Gula Pada Produk Kemasan Melalui Pola Traffic Light

"Jadi warna merah jika kandungan gulanya tinggi, kalau kuning berarti warning, sedangkan kalau hijau itu bagus tidak mengandung gula tinggi," katanya.

BPOM Informasikan Kandungan Gula Pada Produk Kemasan Melalui Pola Traffic Light
TRIBUNJAKARTA.COM/SUCI FEBRIASTUTI
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito (tengah) di di Gedung C Kantor BPOM, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, CEMPAKAPUTIH - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito akan memberi petunjuk tingkat kadar gula yang ada pada produk makanan dan minuman kepada konsumen.

Rancananya petunjuk tersebut akan diletakkan pada label komposisi yang ada pada kemasan produk.

"Ada rancangan BPOM tentang label dan iklan yang sedang diproses agar lebih tegas untuk melindungi masyarakat," ujar Penny di Gedung C BPOM, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

Tingkat kadar gula yang ada dalam produk akan diinformasikan dalam pola traffic light.

"Kita akan permudah membaca kandungan dengan traffic light. Jadi menggunakan warna merah jika kandungan gulanya tinggi, kalau kuning berarti warning, sedangkan kalau hijau itu bagus tidak mengandung gula yang tinggi," katanya.

Ini Tanggapan BPOM Soal Minuman dengan Kandungan Buah

Ia mengatakan halntersebut masih terus dimatangkan sehingga tidak mengagetkan pelaku usaha yang akan menerapkannya.

Peraturan ini dibuat karena ada kandungan gula, garam, dan lemak yang di konsumsi masyarakat penting untuk kesehatan.

"Karena ada juga peraturan kesehatan mengenai kandungan gula garam dan lemak (GGL) yang harus diatur dan pengaturannya itu ada di label produk," katanya.

Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved