Narkotika dan Pertanahan Jadi Kasus yang Paling Menonjol di Tangerang Selatan

"Yang paling menonjol itu narkotika dan masalah tanah. Jadi persoalan paling banyak di Tangsel ini Narkotika dan persoalan tanah," ujar Bima.

Narkotika dan Pertanahan Jadi Kasus yang Paling Menonjol di Tangerang Selatan
Istimewa
Ilustrasi Narkotika 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Narkotika dan pertanahan merupakan kasus yang paling menonjol di Tangerang Selatan.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangerang Selatan (Tangsel), Bima Suprayoga, di kantornya di Jalan Jalan Boulevard Bintaro Jaya Blok KA/F, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (20/7/2018).

"Yang paling menonjol itu narkotika dan masalah tanah. Jadi persoalan paling banyak di Tangsel ini Narkotika dan persoalan tanah," ujar Bima.

Hendak Kabur, Pelaku Spesialis Rumah Kosong di Kramat Jati Dihadiahi Timah Panas

Bima menyebut dua kasus itu yang paling menonjol di Tangsel, berdasarkan masa kerjanya yang baru efektif tiga bulan.

Selama empat bulan menjabat dan tiga bulan aktif bekerja sebagai Kajari, Bima sudah mendapat 310 perkara dari Polres Tangsel, Polda Metro Jaya dan badan narkotika kota (BNK).

Usai Pantau Rute Torch Relay Asian Games, Wali Kota Jaksel Kunjungi Pusat Primata Schmutzer

"Ini yang sangat menonjol, yang kami terima ya. Yang kami terima dari Polres, itu tentu perlu diteliti. Bukan berarti perkara itu lanjut atau tidak, proseanya masih berjalan, running semuanya," ujarnya.

Bima juga mengatakan kebanyakan kasus narkotika dan pertanahan masih dalam bentuk surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP), sehingga pihaknya belum bisa memaparkan jelas kasusnya.

Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, dalam kurun tiga bulan efektif bekerja, dari 310 perkara, Kejaksaan Negeri Tangsel sudah menyidangkan 20 perkara.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help