Fenomena Remaja Mabuk Air Rebusan Pembalut: Pengganti Narkoba, Merebak di Jateng dan Sekitar Jakarta

Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan perhatian khusus pada fenomena remaja tanggung yang menggunakan air rebusan pembalut.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Wahyu Aji
en.reporterlive.com
Pembalut 

Untuk saat ini, Dinkes Kota Semarang akan melakukan penelitian terlebih dulu sebelum menyampaikan kandungannya ke publik.

"Nanti setelah ada hasil penelitian dampak dari kebiasaan ini akan kami sampaikan," tambahnya.

Dijelaskannya, tim kesehatan nantinya meneliti zat-zat yang terkandung di dalam pembalut tersebut.

Tim juga akan melihat dampak bagi tubuh seorang jika mengkonsumsi hal itu.

"Kalau secara nalar itu jelas penyimpangan dan tidak sehat," tambahnya.

Sejumlah remaja di Jawa Tengah sendiri dilaporkan mengkonsumsi air rebusan pembalut.

Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, AKBP Suprinarto mengatakan, minum air pembalut menjadi salah satu alternatif remaja untuk mendapat efek seperti konsumsi narkoba.

Konsumsi air rebusan dinilai lebih murah ketimbang membeli narkotika yang dinilai mahal.

"Jadi, pembalut bekas pakai itu direndam. Air rebusannya diminum," kata Suprinarto.

BNN, kata dia, telah menemukan kejadian itu di berbagai daerah di Grobogan, Kudus, Pati, Rembang dan Kota Semarang bagian Timur.

Mayoritas pengguna adalah anak remaja usia 13-16 tahun.

BNN, sambung dia, belum bisa menindak kejadian ini karena tidak ada dasar hukumnya. Air rebusan dinilai belum termasuk dalam kategori zat-zat berbahaya atau terlarang.

Reaksi Komisioner KPAI

Komisioner KPAI bidang Kesehatan dan NAPZA Sitti Hikmawatty angkat bicara terkait tren mabuk air rebusan pembalut yang menjangkiti sejumlah remaja di Jawa Tengah.

Sitti Hikmawatty mengatakan, hasil penelusuran KPAI mendapatkan bahwa, percobaan yang mereka buat didorong oleh faktor ekonomi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved